Banner iklan

Bupati Pidie Jaya Apresiasi Penertiban Lalu Lintas di Jembatan Layang

More articles

Pidie Jaya, Investigasi.News – Upaya Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pidie Jaya menertibkan pelanggaran lalu lintas di Simpang 4 Jembatan Layang mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya dan DPRK setempat.

Bukan sekadar mendukung, Bupati Pidie Jaya H. Sibral Malasyi, M.A., S.Sos., secara khusus mengapresiasi kerja keras jajaran Satlantas yang dinilai penting untuk menekan risiko kecelakaan dan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas.

Melalui sambungan telepon dengan Kontributor Investigasi.News, Rabu (9/9/2026), Bupati menegaskan Pemkab Pidie Jaya mendukung penuh langkah kepolisian tersebut.

“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya mendukung sepenuhnya kegiatan penertiban terhadap pengendara sepeda motor. Kami juga mengapresiasi upaya dan kerja keras Satuan Lalu Lintas dalam penertiban demi menjaga keselamatan masyarakat, baik pengguna roda dua maupun roda empat,” ujar Bupati.

Bupati yang akrab disapa Ayah Syie itu juga mengingatkan aparatur sipil negara (ASN) agar tidak hanya menjadi sasaran penertiban, tetapi justru tampil sebagai contoh dalam kepatuhan terhadap aturan lalu lintas.

“Semoga ASN dapat menjadi contoh bagi warga dalam hal mematuhi aturan lalu lintas,” harapnya.

Sebelumnya, Satlantas Polres Pidie Jaya menggelar penertiban kendaraan di kawasan Simpang 4 Jembatan Layang. Kegiatan yang dipimpin langsung Kasatlantas Polres Pidie Jaya AKP Endang Sulastri, S.H., bersama personel, menemukan sejumlah pengendara yang tidak memenuhi kelengkapan berkendara, di antaranya helm, SIM, STNK, dan spion.

Endang menegaskan, penertiban dilakukan bukan semata-mata untuk memberikan sanksi, tetapi sebagai langkah preventif untuk mencegah kecelakaan, khususnya pada jam-jam sibuk.

“Upaya ini kita lakukan untuk mencegah terjadinya kecelakaan serta menjadikan Pidie Jaya sebagai kabupaten yang taat terhadap peraturan berlalu lintas,” jelasnya.

Menurut Endang, kesadaran masyarakat terhadap aturan lalu lintas mulai menunjukkan peningkatan. Namun, penertiban akan tetap dilakukan secara berkala dengan lokasi dan waktu yang berbeda.

Ia pun mengingatkan masyarakat agar menggunakan helm bukan karena takut melihat polisi, melainkan karena sadar keselamatan adalah kebutuhan sendiri.

“Saya mengajak seluruh masyarakat Pidie Jaya agar selalu menggunakan helm saat berkendara guna menjaga keselamatan diri. Jangan pakai helm hanya saat ada polisi atau saat berada di depan Endang Sulastri saja,” ucapnya sambil tersenyum.

Dukungan terhadap langkah Satlantas juga datang dari Ketua DPRK Pidie Jaya A. Kadir Jailani. Ia menilai penertiban rutin penting untuk membangun budaya tertib berlalu lintas sekaligus menekan angka kecelakaan.

“Kami atas nama DPRK sangat setuju dan mendukung penertiban secara rutin oleh Polantas guna mencegah terjadinya kecelakaan dan menciptakan Pidie Jaya yang patuh terhadap aturan, terlebih bagi ASN dan pelajar,” kata A. Kadir.

Dengan dukungan Pemkab dan DPRK, penertiban lalu lintas di Pidie Jaya kini mendapat legitimasi moral yang lebih kuat. Polisi bergerak, pemerintah mendukung, dan masyarakat dituntut ikut berubah.

Sebab, keselamatan di jalan bukan perkara ada atau tidaknya petugas. Tertib lalu lintas seharusnya lahir dari kesadaran, bukan karena takut ditilang.

(HERRY)

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest