Bangunan Terminal Tipe B Bintuni Diduga Terbengkalai, LSM Gempur Desak Pemeriksaan

More articles

Teluk Bintuni, investigasi.news — Proyek pembangunan Terminal Tipe B milik Pemerintah Provinsi Papua Barat di Kabupaten Teluk Bintuni kembali disorot. Meski bangunannya tampak megah, fasilitas tersebut hingga kini diduga tidak difungsikan sehingga dinilai mubasir.

Sekertaris Lembaga Swadaya masyarakat (LSM) Gerakan Pemantau Kinerja Aparatur Negara (GEMPUR) Papua Barat, Abdullah Rumadedey, mempertanyakan asas manfaat dari pembangunan tersebut, mengingat bangunan itu diduga telah lama terbengkalai.

“Bangunan semewah ini tetapi tidak difungsikan, kan sayang. Ini sama saja buang-buang uang negara,” ujar Abdullah.

Ia juga meminta Kejaksaan maupun Polda Papua Barat segera turun tangan memeriksa proyek tersebut. Menurut dia, aparat penegak hukum sudah memiliki dasar untuk melakukan penyelidikan lebih jauh.

“Menurut saya aparat sudah bisa masuk dan periksa. Ini uang negara, dan harus jelas penggunaannya,” tegasnya.

Abdullah turut mempertanyakan anggaran pemeliharaan terminal itu. Ia menduga dana pemeliharaan dialokasikan setiap tahun, tetapi tidak berbanding lurus dengan pemanfaatan bangunan yang hingga kini belum digunakan.

Ia menegaskan bahwa proyek Terminal Tipe B tersebut diduga menghabiskan anggaran negara hingga puluhan miliar rupiah, sehingga pemerintah provinsi harus memberikan penjelasan terbuka, termasuk alasan belum menghibahkan aset itu kepada Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni.

Terkait sorotan tersebut, Plt Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Papua Barat, Markus Lukas Sabarofek, S.Sos., MA telah dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp. Namun hingga berita ini diterbitkan, yang bersangkutan belum memberikan tanggapan.

John

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest