Bertindak Sebagai Khotib, Bhabin Man Gega Ajak Jemaah Masjid Al-Fatah Doakan Korban Banjir Di Aceh Dan Sumatera

More articles

Malut, Investigasi.News-, Ada yang berbeda pada Jumat 21 Jumadil Akhir 1447 H atau bertepatan dengan 12 Desember 2025, yang mana pada pelaksanaan Sholat Jumat di Masjid Al-Fatah desa Man Gega, Kecamatan Sanan Utara, Kab. Kepulauan Sula-Maluku Utara, Khotibnya berkhutbah dengan mengenakan seragam Polisi Republik Indonesia (Polri), hanya saja ditambah peci dan sorban dileher.

Sebenarnya sosok beliau (Khotib-red) tidak asing lagi bagi jemaah masjid Al-Fatah, karena kesehariannya memang sebagai pengurus masjid tersebut, hanya saja Aipda La Sarida, S.H.I kini resmi menjadi ‘Bhabin’ atau Bhabinkamtibmas (Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat) di Desa Man Gega, Kecamatan Sanana Utara menggantikan petugas sebelumnya yakni Bhabin Oman Umanahu yang telah meninggal dunia.

Diatas mimbar dalam khotbahnya Aipda La Sarida sempat mengajak jemaat masjid Al-Fatah untuk mendoakan korban banjir di Aceh dan Sumatera.

“Mari kita doakan saudara-saudara kita korban banjir di Aceh dan Sumatera, semoga senantiasa diberikan ketabahan dan keselamatan”, ujar Khotib Aipda La Sarida.

Sementara itu usai melaksanakan sholat Jumat, dirinya sempat menyampaikan bahwa kehadirannya menjadi Khotib dengan mengenakan seragam Polri bukan untuk pamer, melainkan ini arahan dari pimpinan baik di Polres Sula maupun Polda Maluku Utara, tujuannya agar Polisi bisa lebih dekat dengan masyarakat dan menjaga silaturahmi maupun ukhuwah islamiyah.

“Saya juga mau menyampaikan bahwa saya resmi menjadi bhabinkamtibmas Desa Man Gega yang baru, saya mohon dukungan dari saudara semua jemaat Masjid Al-Fatah”, pungkasnya.

Usai itu La Sarida bersilaturahmi, dan melakukan ramah-tamah dengan menikmati ES Buah yang sengaja sudah disiapkan, tidak ada jarak dan sekat, La Sarida yang baru saja bertindak sebagai Khotib sholat Jumat sekaligus sebagai bhabin, kemudian ada Imam Sholat Jumat Ustad Umasangadji, ada Kades Man Gega Abdul Hamid Teapon, para tokoh agama desa tersebut, tokoh masyarakat, pemuda, pengurus masjid dan jemaat semua bercengkrama sambil menikmati minuman yang sudah disediakan.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest