AGAM  

Suharman; Pemda Harus Hati-Hati Realisasikan Anggaran Proyek di Akhir Tahun

Agam, Investigasi.news – Pelaksanaan kegiatan proyek akhir tahun banyak dikebut. Sebab proyek dituntut untuk diselesaikan segera. Namun disisi lainnya, administrasi biaya atau pembayaran terkait pekerjaan-pekerjaan tersebut bisa jadi belum “clear” dan “deal”. Bagaimana daerah harus menyikapinya pelaksanaan tersebut jadi pertanyaan Suharman pada media ini Selasa (20/12/2022).

Suharman selaku wakil ketua DPRD Agam mengharapkan Pemerintah daerah harus melakukan upaya yang maksimal agar realisasi anggaran dapat tercapai. Walau berbagai tantangan dan dinamika tidak dapat dihindari perlu kehati-hatian agar tidak terjadi kesalahan yang tidak diharapkan”.

Sebagai wakil rakyat dan mitra pemerintah, Suharman “mengingatkan agar pemerintah daerah mencermati betul kegiatan yang dilaksanakan oleh rekanan/pemborong. Sehingga kegiatan yang direncanakan akan memberikan dampak positif untuk kehidupan masyarakat Agam Tentu tanpa mengabaikan kualitas di sesuaikan dengan standar yang ditetapkan pada kontrak dan ketentuan yang sudah dirancang menjadi patokan dasar”.

“Begitu banyaknya keluhan masyarakat sampai ke DPRD, sehingga lembaga DPRD membentuk PANSUS (Panitia Khusus) tentang PEMBANGUNAN, ini juga harus menjadi perhatian lebih bagi Pemerintah Daerah untuk semakin berhati-hati dan semaksimal mungkin menjaga kualitas pelaksanaan proyek, termasuk dalam merealisasikan anggaran” imbuhnya.

“Beberapa hal yang cukup mengemuka dalam pelaksanaan kegiatan tahun anggaran 2022 dan menjadi keluhan masyarakat diantaranya :
1. Kualitas proyek, dimana kegiatan yang dilaksanakan ditenggarai tidak memenuhi standar mutu. Hasil kerja yang tidak kuat, dikhawatirkan tidak bertahan lama, malah rentan berbahaya.

2. Lokasi atau titik kegiatan yang dilaksanakan tidak sesuai atau menyimpang dari Plang Proyek terpasang. Ini tentu menjadi tanda tanya besar bagi masyarakat setempat. Kok bisa kegiatan seperti ini, judul tidak sesuai dengan lokasi pelaksanaan, ada apa, kenapa ???. Ini juga harus jadi perhatian serius pemerintah daerah. Apakah perencanaan yang salah, tidak matang atau ada hal lain ?. Tentu saja ini akan berimplikasi terhadap pembiayaan atau realisasi pembayaran”. tambahnya.

Beberapa hal diatas Suharman berharap Pemerintah Daerah memberikan perhatian yang lebih baik dan penuh kehati-hatian. supaya semua kegiatan yang dilaksanakan sesuai dengan apa yang direncanakan, agar harapan masyarakat dapat diwujudkan dan bermanfaat.

“Beberapa pelaksanaan kegiatan  pada tahun Anggaran 2022 ini dengan total yang rencana pelaksanaan sebanyak 1999 paket kegiatan dengan Anggaran diantaranya sebagai berikut  :
1. PUPR, 43 kegiatan, Anggaran Rp.139.136.258,753 
2. Diknasbud, 78 kegiatan, anggaran Rp.556.980.658.696 
3. Dinkes, 602 kegiatan, anggaran Rp.189.903.414.792 M
4. Perkim, 34 kegiatan, anggaran Rp. 5.872.771.573
Semua kegiatan tersebut dilaksanakan oleh OPD terkait “kita harapkan pelaksanaan tepat sasaran, sesuai dengan rencana yang ditetapkan. Pada akhirnya manfaat yang besar dapat dirasakan oleh masyarakat dan daerah”. tutup beliau.