Tangani Banjir, Pj Wali Kota Padang Andree Algamar Apresiasi Sistem Polder di Bantaran Sungai Batang Kandis

More articles

spot_img

Padang, Investigasi.news – Dalam upaya mengatasi masalah banjir yang kerap melanda Kota Padang, pemerintah pusat melalui BWS Sumatera V mengambil langkah strategis dengan membangun sistem polder di bantaran Sungai Batang Kandis. Langkah ini mendapat apresiasi dari Pj Wali Kota Padang Andree Algamar.

Dimana Pj Wali Kota Padang Andree Algamar memberikan apresiasi kepada pemerintah pusat melalui BWS Sumatera V atas langkah sigap dalam menanggulangi banjir di Kelurahan Lubuk Buaya. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah membangun sistem polder di bantaran Sungai Batang Kandis.

“Kita semua tahu, curah hujan yang tinggi kerap mengancam Kota Padang dengan bencana hidrometeorologi. Penanganan maksimal sangat diperlukan. Apresiasi setinggi-tingginya kami sampaikan kepada pemerintah pusat melalui BWS Sumatera V,” ungkapnya didampingi Kepala Dinas PUPR Tri Hadiyanto pada (20/6).

Baca Juga :  Luar Biasa! Lapas Padang Kembali Raih Penghargaan “Pelayanan Publik Berbasis HAM”

Ia juga berpesan kepada seluruh masyarakat Kota Padang untuk memahami dan mendukung proses pengerjaan sungai. Dengan adanya bantuan dari BWS Sumatera V, diharapkan permasalahan banjir dan genangan air di wilayah tersebut dapat segera teratasi.

Lebih lanjut, Kepala BWS Sumatera V Dian Almakruuf menjelaskan bahwa pengerjaan di sekitar bantaran Sungai Batang Kandis merupakan bagian dari upaya pengendalian banjir pada sungai orde 1 di Kota Padang.

“Terdapat lima sungai orde satu di Kota Padang, salah satunya Batang Kandis. Kami akan membangun sistem polder yang berfungsi menampung air dari drainase masyarakat,” jelasnya.

Sistem polder ini akan memompa air saat kondisi pasang air laut, sehingga air dari sungai orde satu dapat mengalir dengan lancar, sementara air dari sungai orde bawahnya akan masuk ke polder dan dipompa kembali.

Baca Juga :  152 Orang Kafilah Tanah Datar Sambangi MTQ di Solsel

Dian optimis bahwa langkah ini akan mampu mengurangi banjir dan genangan yang selama ini menghantui daerah tersebut.

“Pengerjaan ini akan berlangsung selama 630 hari dengan total panjang sungai 3,2 kilometer, dan dijadwalkan selesai pada September 2025 jika tidak ada perpanjangan waktu. Saat ini, progres pengerjaan baru mencapai 10 persen,” tutupnya.

Dengan adanya proyek pembangunan sistem polder di bantaran Sungai Batang Kandis, harapan besar tertuju pada penyelesaian masalah banjir yang selama ini mengganggu kehidupan masyarakat Kota Padang. Partisipasi dan dukungan masyarakat sangat dibutuhkan untuk keberhasilan proyek ini, sehingga Kota Padang dapat terbebas dari ancaman banjir dan genangan air di masa mendatang.

Baca Juga :  Jelang Lebaran, Pemko Padang Bakal Sidak Parsel

Adv

spot_img
spot_img

Latest

spot_img