Playdate ke Kominfo, Anak-Anak Binar Islamic Montessori School Diperkenalkan dengan Peralatan Broadcasting

More articles

spot_img

Padang Panjang, investigasi.news — Rasa antusias dan senyum gembira terpancar dari wajah anak-anai usia dini yang bersekolah di Binar Islamic Montessori School saat melaksanakan kegiatan bermain dan belajar (playdate) ke Dinas Kominfo, Kamis (13/6/2024).

Anak-anak ini diperkenalkan dengan peralatan yang kerap digunakan personel Kominfo saat membuat produk berita, seperti kamera foto, kamera video. Kemudian perlengkapan pendukung pembuatan konten podcast dan Padang Panjang Sepekan (PPS) yaitu telepromter, lighting, mic, serta green screen.

Semua dijelaskan dengan cara yang menarik oleh dua penggawa Kominfo, Miss Julay dan Kak Ressa. Anak-anak bahkan diajak merasakan menjadi pembawa berita, pembawa acara podcast dan pengalaman menarik lainnya.

Baca Juga :  Antisipasi Wabah PMK, Wako Fadly Amran Imbau Semua Pihak Fokus Pada Penanganan

Kepala Binar Islamic Montessori School, Fatia Noor Anissa mengatakan rasa senang telah dijamu Kominfo dengan baik. Menurutnya, Kominfo bukan hanya sekadar memperkenalkan peralatan broadcasting melainkan turut mengajak anak-anak merasakan pengalaman baru menjadi seorang reporter dan pembawa berita.

“Kami dijamu dengan baik, diberikan pengalaman konkret. Bukan hanya diperlihatkan kamera tapi anak belajar wawancara, diperkenalkan perlengkapan seperti telepromter. Sebelumnya tidak pernah dilihat. Anak-anak sangat senang, antusias dan berpartisipasi aktif. Hari ini terpenuhi pembelajarannya,” katanya.

Dikatakannya lagi, Binar Islamic Montessori School merupakan pra-sekolah Montessori pertama di Kota Padang Panjang yang berlokasi di Tanah Pak Lambik. Program-programnya fokus pada anak usia 2,5 tahun hingga 6,5 tahun.

Baca Juga :  Lanjutan Proyek Pendestrian Pasar Dilelang, H. Edi Usman,St. Marajo : Sebaiknya Dilaporkan

“Binar adalah rumah untuk anak bertumbuh dan berkembang secara utuh sesuai
fitrahnya. Kegiatan sehari-hari kami berfokus pada membangun fondasi anak untuk masa depannya,” ujar Fatia.

Sekolah ini, lanjutnya, menghargai keunikan dan individualitas setiap anak dengan mempersiapkan lingkungan belajar yang sesuai tahap perkembangan masing-masing anak. Lalu, menjadikan aktivitas penanaman tauhid dan
akidah Islam sebagai kunci dalam setiap kegiatan yang dilakukan bersama anak-anak. (harris/kamal)

spot_img
spot_img

Latest

spot_img