Diduga Mengantuk, Seorang Pemuda Tewas Seruduk Mobil Truck Tbs Sawit

Pasbar, Investigasi.news- Diduga akibat mengantuk, seorang pemuda tewas setelah menabrak bagian belakang mobil truk pembawa Tandan Buah Segar (TBS), di jalan raya Simpang Empat – Padang, pada Rabu (23/11) subuh.

“Akibat kejadian itu Supir mobil minibus Avanza warna Hitam dengan Nopol BG 1256 B, Boster Sinaga (28), warja Jorong Ophir Nagari Koto Baru Kecamatan Luhak Nan Duo, tewas di Tempat Kejadian Perkara (TKP),” kata Kapolres Oasbar AKBP M.Aries Purwanto didampingi Kasat Lantasnya AKP Yuliadi pada wartawan kemarin.

Dikatakan M.Aries, berdasarkan informasi yang kami peroleh di lapangan, terlihat bahwa, Mobil Truk penbawa TBS sawit ini mengalami patah As Roda, dengan Nopol BA 8794 SU yang di supiri oleh Dilan (50), warga Muaro Kiawai Kecamatan Gunung Tuleh Pasbar.

Dan berhenti di badan jalan arah kiri, dekat rumah Makan Bernama. di perkirakan ada sekitar Setengah jam lamanya, Dilan (50), parkir sambil menghubungi pihak bengkel,”ungkapnya.

Namun datang lah korban dari arah yang sama yakni, dari arah Simpang Tiga dengan kecepatan tinggi, dan tidak kuasa, mengendalikan laju mobil Avanza nya, sehingga menabrak besi bak Mobil Truck Sawit bagian belakang, yang mengakibatkan Korban tewas di tempat.

“Banyak luka-luka robek di bagian kepala, wajah dan bagian badan lainy pada Korban tewas,”terangnya.

Sementara itu, terlihat mobil Avanza yang di supiri oleh Korban, mengalami kerusakan yang cukup parah pada bagian depan, dengan kerusakan, kap depan hancur,kaca depan pecah dan mesin diperkirakan juga pecah.

Sedangkan, mobil truck pembawa TBS sawit, hanya mengalami kerusakan pecah lampu sen belakang, sebab bagian belakang truck itu, terbuat dari besi tebal, “katanya.

Untuk sementara ini, kita sudah melakukan olah TKP, dan mobil avanza itu sudah kita amankan di Satlantas, sementara mobil truck, yang mengalami patah As roda itu, sedang di perbaiki okeh pihak bengkel, setelah itu akan kita bawa ke kantor.

Korban sudah kita bawa, ke RSUD Jambak, dan sedang menunggu pihak keluarganya, untuk di jemput dan akan di semayamkan di Jorong Ophir.

“Kita menghimbau, kepada seluruh pengendara baik itu roda empat atau roda dua, agar tetap berhati-hati di jalan raya, sebab kita tidak mengetahui kapan akan terjadinya laka lantas itu,”himbau Yuliadi. (Malin)