Kasus Dugaan Tipikor Penyertaan Modal PT WWS Masuki Tahap Penyidikan

Sawahlunto, Investigasi.news – Kasus Dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Penyertaan Modal Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Wahana Wisata Sawahlunto (WWS) tahun 2016 memasuki tahap baru. Kejaksaan Negeri (Kejari) Sawahlunto telah menaikan status menjadi tahap Penyidikan.

Kepala Kejari Sawahlunto Abdul Mubin menyatakan kasus dugaan korupsi PT WWS ini telah memasuki tahap penyidikan dan saat ini berkas kerugian negara yang ditimbulkan menunggu hasil audit internal kejaksaan tinggi (kejati).

“ sebelum sudah diajukan kepada BPKP Sumbar, karena banyaknya pekerjaan audit di BPKP disarankan memakai auditor internal yang berkompenten di Kejati “ kata Abdul Mubin Senin (12/12/2022).

Lebih jauh Kajari memaparkan indikasi tipikor ini adanya dugaan penyalahgunaan dana penyertaan modal sesuai Perda Nomor 5 Tahun 2016 sebesar Rp3 milyar yang seharus dipergunakan untuk pembangunan sarana dan prasarana namun berisar Rp1,2 milyar dipergunakan untuk operasional dan gaji.

Terkait tersangka dalam kasus ini, kejari kota Sawahlunto yang didampingi Kasi Pidsus Andiko belum mau menyampaikan karena masih tahap penyidikan. “ mohon bersabar dalam waktu dekat akan disampaikan tersangkanya” ujar Abdul Mubin

PT WWS didirikan pada tanggal 29 Desember 2009 dan dengan Perda nomor 8 tahun 2009 BUMD itu mengelola destinasi wisata Waterboom Sawahlunto dengan, Taman Satwa Kandi dan Cinema 4D. (T.Ab)