Kinerja Dinas Pendidikan Kota Sawahlunto Dinilai Belum Maksimal

More articles

spot_img

Sawahlunto, Investigasi.news – Kinerja Dinas Pendidikan Kota Sawahlunto dinilai belum maksimal dan belumlah memuaskan sebagaimana target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) disektor Pendidikan sedikit kurang tercapai.

Hal itu disampaikan juru bicara Fraksi PPP, Demokrat dan Perindo DPRD Kota Sawahlunto Ramon Liadi saat rapat paripurna laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2023 yang dipimpin Ketua DPRD Kota Sawahlunto Eka Wahyu di hadiri Penjabat Wali Kota Sawahlunto Fauzan Hasan, Jumat (5/7/2024)

Ramon Liadi meyampaikan untuk meningkatkan kualitas serta kuantitas Pendidikan SD dan SLTP tak hanya melengkapi sarana dan prasarana tapi perlu di-imbangi pada peningkatan kualitas guru, dengan memberikan fasilitas pendidikan dan pelatihan khusus seperti pelatihan Informasi Teknologi (IT) bagi guru-guru yang belum memenuhi standar sebagai guru professional.

Baca Juga :  Melalui Pokir Rio Mardanil, 60 UKM Kecamatan Talawi Kota Sawahlunto Terima Gerobak, Kompor dan Payung

“diharapkan kedepannya akan membantu proses belajar mengajar dengan memanfaatkan teknologi sebagai media pembelajaran yang menarik dengan audio visual dan pada akhirnya akan meningkatkan mutu pendidikan Sawahlunto di-era kurikulum Merdeka” pinta Ramon Liadi.

Lebih jauh Ramon Liadi mengatakan terhadap Pendidikan bagi SLTA/SMK, walau kewenangan berpindah ke Dinas Provinsi, namun Pemerintah Daerah berkewajiban untuk memantau, memperhatikan dan memberi masukan dan saran melalui UPTD Provinsi terhadap kemajuan dan perkembangan pendidikan SLTA/SMK maupun SLB di Kota Sawahlunto.

Pada rapat paripurna yang juga dihadiri Kepala OPD dilingkungan pemerintah kota itu, juru bicara Fraksi PAN, Golkar, PDI Perjuangan DPRD Kota Sawahlunto Dasrial Ery menyatakan tahun anggaran 2023 lalu pada dinas ini dialokasi Dana sebesar Rp.118.902.942.868,00 realisasi Rp.113.265.012.391,00 atau 95,26 persen diantaranya sisa Kas dana BOS dan Kas PAUD yang menyumbang SILPA sementara pengalokasian dana pada dinas ini cukup besar dan selalu bertambah tiap tahun pengalokasiannya.

Baca Juga :  Diduga Galian C Picu Longsor di Kolok Mudiak Sawahlunto

Dia berharap kedepan lebih terprogram dan terencana dengan baik dalam meningkatkan Kompetensi dan Kesejahteraan Pendidik serta proses belajar mengajar sekolah terhadap siswa dapat berjalan dengan berkualitas.

Selain fraksi PPP, Demokrat dan Perindo dan Fraksi PAN, Golkar, PDI Perjuangan, fraksi PKPI dan Fraksi NasDem, PKS dan Gerindra DPRD kota Sawahlunto menyampaikan saran dan masukan terhadap pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2023. (tumpak)

spot_img
spot_img

Latest

spot_img