DPD RI  

Hadiri Santunan di Ponpes Al-Musri, LaNyalla Didaulat Jadi Bapak Yatim Indonesia

Subang, Investigasi.news – Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, didaulat menjadi Bapak Anak Yatim Indonesia saat menghadiri Santunan Yatim dan Dhuafa di Pondok Pesantren Al-Musri, Katomas, Pagaden, Subang, Rabu (27/4/2022). Acara itu dihadiri 1000 anak yatim dan 300 dhuafa.

Ketua DPD RI hadir didampingi Anggota DPD RI asal Jawa Barat Eni Sumarni, Fachrul Razi (Aceh), Bustami Zainudin (Lampung) dan Staf Ahli Ketua DPD RI Baso Juherman.

Hadir juga Kabintal Kodam III/Siliwangi, Kolonel Yogi Gunawan, Kapolres Subang AKBP Sumarni, Pupuhu Lembaga Adat Kratwan (LAK) Galuh Pakuan Rahyang Mandalajati Evi Silviadi Sanggabuana dan Ketua PCNU Subang KH Satibi.

Sementara dari Pesantren hadir pendiri antara lain KH M Muhdi Ar dan KH Andri Herdiana, para santri serta masyarakat sekitar.

Dalam acara tersebut, LaNyalla didaulat sebagai Bapak Anak Yatim Indonesia karena kepedulian dan perhatian yang luar biasa kepada anak yatim.

“Pak LaNyalla kita daulat sebagai Bapak Anak Yatim Indonesia. Ini karena kita melihat beliau sangat peduli dan sejak lama sangat perhatian terhadap anak yatim, tidak hanya di sini tetapi dimanapun,” ujar Pupuhu LAK Galuh Pakuan Rahyang Mandalajati Evi Silviadi Sanggabuana.

Pengasuh Pondok Pesantren Al-Musri, KH Muhdi Ar, mengatakan santunan terhadap anak yatim sudah dilakukan sejak tahun 2010.

Menurutnya, semua orang wajib membersamai anak yatim-piatu dan dhuafa.

“Termasuk orang yang mendustakan agama adalah orang yang tidak peduli kepada anak yatim. Ini harus menjadi pegangan kita,” katanya.

Kepada anak-anak yatim piatu yang hadir, LaNyalla meminta untuk tetap semangat menjalani hidup dan menyongsong masa depan.

“Jangan berkecil hati menjadi yatim piatu. Harus tetap bersemangat. Banyak kok orang-orang yang sukses berasal dari anak yatim piatu. Bahkan Nabi Muhammad SAW juga yatim piatu, tetapi dipilih Allah untuk menjadi pemimpin umat seluruh dunia,” katanya.

LaNyalla meminta hal tersebut dijadikan pemacu untuk menggapai masa depan yang gemilang.

“Sekali lagi, tidak boleh rendah diri. Harus semangat menggantungkan cita-cita setinggi langit. Yakinlah bahwa Allah akan bersama kita semua yang selalu berusaha,” ucapnya.

Senator asal Jawa Timur itu juga mengapresiasi pesantren yang sudah menyelenggarakan santunan dan membersamai anak yatim selama 14 tahun.

“Dari yang awalnya puluhan, ratusan hingga bisa ribuan anak yatim piatu dan dhuafa. Sungguh luar biasa,” katanya.

Menurutnya, Rasulullah pun menganjurkan untuk memuliakan anak yatim. Karena siapa yang menyantuni dan memelihara anak yatim, maka dia akan dekat dengan Rasulullah di surga.

“Anak yatim dimaknai sebagai anak kecil yang belum baligh dan belum bisa berdiri sendiri menghadapi masa depan. Makanya mari kita kasihi mereka, kita dampingi mereka. Mereka adalah permata dunia yang kelak akan menjadi tokoh-tokoh penerus bangsa ini,” ujarnya.

LaNyalla juga meminta doa dari para anak yatim-piatu dan dhuafa supaya terus diberi kekuatan dan kemudahan dalam bertugas.

“Kita di DPD RI mempunyai banyak agenda besar dalam memperjuangkan dan memakmurkan rakyat dan negara ini. Mohon doanya,” papar dia. ***