Agen Travel Mega Gumilang Grup Kabur, 67 Jamaah Dharmasraya Batal Umroh

Padang, Investigasi.news-Sekitar 67 orang calon jamaah umroh dari Kabupaten Dharmasaraya batal berangkat umroh ke Tanah Suci, lantaran menjadi korban penipuan agen travel. Pas di hari H keberangkatan sang direktur Travel Mega Gumilang Grup yang beralamat di Sungai Rumbai Dharmasaraya kabur.

Dikatakan Ilham Fauzi bahwa pada hari Jumat (28/10) sekitar jam lima kami akan diberangkatkan, namun pada saat itu Mega Indah Permata Sari selaku direktur agen travel Mega Gumilang Grup mengabari kalau keberangkatan ditunda (delai) hingga Sabtu dini hari sekitar pukul 01:00 wib.

Namun sayangnya, harapan para jamaah kandas ketika keberangkatan yang dinanti-nanti tak kunjung ada kabar. Hingga Sabtu (29/10) siang ini 67 orang jamaah dari Dharmasraya terlantar di Hotel Rasaki Ny Pass.

Direncanakan akan diberangkatkan Jumat malam namun hingga Sabtu siang jamaah masih terlantar. Sementara yang bersangkutan tidak bisa di hubungi.

Ilham juga menyebutkan, kalau ia dan rekan-rekan telah mendaftar untuk berangkat umrah melalui travel beberapa waktu lalu sebelum covid dengan mentransfer biaya perjalanan rata-rata mencapai Rp 37 juta untuk 1 orang. Karena adanya covid-19. Maka keberangkatan ditunda. Jadi saat keberangkatan sudah didepan mata, malah travelnya yang kabur”, ucap Ilham didampingi jamaah lainnya pada media ini.

Ilham berharap pihak berwajib nantinya bisa membantu mencari jalan keluar kasus ini sesuai hukum yang berlaku. Karena, dari kesepakatan kita bersama siap untuk melaporkan travel ini ke Polres Dharmasraya”, tutupnya.

Hingga saat ini, pihak travel belum bisa dikonfirmasi terkait kejadian.

Sc