Diduga Ada Mal Administrasi Pada Rotasi Dan Mutasi Jabatan Perangkat Nagari di Kapau Alam Pauah Duo

Solsel, investigasi.News – Menindak lanjuti berita yang bergulir di masyarakat Kenagarian Kapau Alam Pauah Duo Kecamatan Pauh Duo Kabupaten Solok Selatan. Tentang rotasi dan mutasi jabatan perangkat nagari yang diduga mal administrasi. Menurut keterangan masyarakat bahwa rotasi dan mutasi di Kantor Wali Nagari Kapau Alam Pauah Duo dilaksanakan semena – mena dan tidak sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Karena dalam rotasi dan mutasi yang dilakukan oleh Pj Wali Nagari Kapau Alam Pauah Duo telah menurunkan jabatan perangkatnya dari kasi menjadi staff.
Dan juga menurut masyarakat ada kejanggalan dalam proses rotasi dan mutasi jabatan di dalam kenagarian wali nagari Kapau Alam Pauah Duo.

Bahwa sebelum rotasi dan mutasi jabatan perangkat nagari dilaksanakan ada salah satu dari masyarakat kenagarian Kapau Alam Pauah Duo memberitahu kepada masyarakat bahwa siapa – siapa saja yang akan dirotasi dan mutasi dengan jabatan baru mereka di kenagarian Kapau Alam Pauah Duo tersebut.

Ternyata berselang beberapa hari dari salah satu warga tersebut memberitahukan hal rotasi dan mutasi jabatan itu kepada masyarakat ternyata benar terjadi seperti yang diutarakannya tersebut.

Sementara salah satu masyarakat yang memberitahukan tentang rotasi dan mutasi jabatan itu bukanlah salah seorang perangkat atau staff dalam kenagarian Kapau Alam Pauah Duo.

Sewaktu awak media mengkonfirmasi berita yang bergulir di masyarakat tersebut kepada Pj Wali Nagari Kapau Alam Pauh Duo Kecamatan Pauah Duo Kabupaten Solok Selatan yaitu Peldi Hendri memberikan keterangan bahwa rotasi dan mutasi yang dilaksanakan telah mengikuti peraturan yang berlaku dan sebelumnya telah berkoordinasi serta telah seizin dengan Camat Pauah Duo juga telah diketahui oleh Bupati Solok Selatan.

Menyikapi tentang penurunan jabatan perangkat nagari itu dikarenakan pejabat tersebut sudah sangat lama menjabat. Terhitung sejak dari mantan wali nagari yang telah habis masa jabatannya atau dari pertama kenagarian itu mekar. Seperti yang dikatakan Pj wali nagari “karena sudah lama menjabat itulah maka tidak ada salahnya diturunkan menjadi staff”, ucapnya.

Sementara, di luar keterangan masyarakat dan Pj Wali Nagari Kapau Alam Pauh Duo, terpisah awak media juga menemui Pak Camat Pauah Duo minggu (4/9) untuk mengklarifikasi tentang rotasi dan mutasi yang terjadi di kantor Nagari Wali Nagari Kapau Alam Pauah Duo.
Dikatakan camat Pauah Duo bahwa rotasi dan mutasi jabatan harus mengikuti peraturan yang berlaku dan tidak boleh dilakukan semena – mena. Karena rotasi dan mutasi jabatan telah diatur dalam permendagri no 67 tahun 2017 dan juga ada dalam perda no 11 tahun 2016 disitu sangat jelas mengatur tentang mekanisme cara rotasi dan mutasi jabatan perangkat desa atau wali nagari.

“jabatan kasi tidak bisa diturunkan semena – mena menjadi staff apabila penjabat tersebut tidak ada melakukan kesalahan yang bisa dibuktikan secara valid. Kalau memang penjabat jabatan itu melakukan kesalahan harus melalui mekanisme yang sesuai peraturan yang berlaku seperti diterbitkannya surat SP1, SP2 dan SP3 tetapi apabila tidak mengikuti peraturan yang berlaku penurunan jabatan itu tidak sah pelaksanaannya”, tegas camat. tim