Diduga Ilegal, Penampungan dan Penggorengan Timah Bebas Beroperasi Di Tengah Pemukiman

Bangka Selatan, Investigasi.news-
Surat edaran dari Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) yang meminta seluruh jajaran kepolisian di Indonesia untuk menangkap pelaku illegal mining, ternyata tidak ditakuti oleh sebagian Bos Timah.

Buktinya, di Desa Bencah Kecamatan Air Gegas Kabupaten Bangka Selatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ini, meski ada ancaman untuk menangkap para pelaku ilegal mining dan ikutannya tersebut tak membuat gentar song pelaku. Terpantau, sedikitnya dua lokasi penggorengan pasir timah tetap mengepulkan asap dan debu sisa penggorengan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Tim Journalis Babel Bergerak (Jobber) pada Selasa (6/9/2022), disebutkan bahwa tempat penampungan dan penggoreng biji timah di Desa Bencah tersebut adalah milik Bos Timah berinisial Hen dan berinisial Er. Selain diduga tidak memiliki izin usaha penggorengan pasir timah, lokasi usahakan tersebut berada di tengah permukiman padat penduduk.

Kondisi ini tentu akan menimbulkan dampak kesehatan bagi masyarakat sekitar yang setiap aktivitas penggorengan akan menghirup asap dan limbah dari sisa penggorengan, yang dilepaskan ke udara.

Pantauan Tim Jobber di lokasi, terlihat adanya tempat penampungan dan penggorengan biji timah, tungku dan alat penggorengan mini biji timah. Lokasi penggorengan ini tidak jauh dari pemukiman warga. Saat tim Jobber mencoba mengkonfirmasi kepada Hen, dan Er yang disebut-sebut warga sekitar sebagai pemilik dan pengusaha penggorengan tersebut. Salah seorang pemilik penggorengan, Hen membenarkan bahwa tempat penampungan dan penggorengan mini itu adalah miliknya. Hen juga mengatakan bahwa biji timah tersebut dijual melalui bos penampung. “Ya betul itu punya saya. Saya kirim sama bos Santo,” tukas Hen.

Dihubungi terpisah terkait adanya kegiatan penampungan dan penggorengan timah yang diduga ilegal tersebut, Kapolsek Airgegas. AKP Tian Talingga’ terimakasih atas informasinya, nanti kita cek”, jawabnya. Zli