Dinding Kolam Renang Aguatic Ditemukan Banyak Keretakan

Bangka Tengah, Investigasi.news – Setelah sekian lama dibangun dan difungsikan untuk kegiatan pekan olah raga bersandar nasional, Kolam Renang Aquatic malah menjadi perhatian. Pasalnya, Kolam Renang Aguatic yang berada di desa Beluluk Kecamatan Pangkalan Baru Kabupaten Bangka tengah, Propinsi Bangka Belitung dikerjakan pada tahun anggaran 2018 tahap II menelan dana hampir 40 M lebih.

Sementara tahap 1 kisaran pagu Dana Rp 22.907.000.000 dan tahap 2 menghabiskan dana 22.000.000.000. Diketahui tahap kedua ini, proyek tersebut dikerjakan oleh PT Padimun Golden. (Sumber berbagai media).

Meski dimanfaatkan, dari pantuan di lapangan, pada Selasa (11-7-2022). Terlihat banyak ditemukan dinding yang sudah retak- retak. Kemudian akses jalan menuju ke kolam Renang Aguatic tersebut juga masih belum di Aspal, dengan kondisi masih berhamparan pasir dan batu krikil.

Saat ditemui, salah satu penjaga di kolam Aguatic media ini mengungkapkan terkait dengan keretakan yang ada disini nanti masih ada proses perbaikan dalam tahap III”, ucapnya.

Lebih lanjut, saat dilakukan konfirmasi ke Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Bangka tengah, via telepon seluler mengungkapkan, “kalau terkait pembangunan tersebut sudah lama, sudah beberapa tahun, kalau ada keretakan mungkin struktur tanahnya. “Kalau penggunaan itu dari kegiatan yang akan datang. Kegiatan Tiap hari dipakai, azaz manfaat jalan terus kalau ada keretakan di dinding tersebut, mungkin cat yang mengelupas, itu biasa dalam hal pembangunan, dilapis dikit sudah tertutup”, terangnya.

“Jangan buat hal seperti itu. Tapi, Kalau nak buat hal, buat la, silahkan saja, itu la dari dulu – dulu”, Tegas pak Zainal kepada investigasi.News.

Senada, Ketua DPRD Bangka tengah. Mehoa juga mengungkapkan terkait temuan tersebut, “Mungkin karena kontur lahan bangunan bekas Eks tambang, adanya keretakan itu sudah banyak yang tahu, minta diperbaiki lah”, ucapnya.

Lebih lanjut, Pentolan PDIP Bangka Tengah ini bahkan menyebut, dulu Fraksi PDI Perjuangan sudah sangat mengingatkan loh. mendukung dengan beberapa catatan, ” tapi karena kita kalah suara. Tidak bisa menunda pembangunan dengan lebih siap lagi. Dalam artian dibangun sesuai kemampuan keuangan, dan kesiapan anggaran. Bukan untuk sekedar ingin terlihat gagah atau ingin sebagai Tuan Rumah Poprov Cabang Renang. Tapi jauh lebih dari itu. Jangan pula karena tidak ada anggaran Pemeliharaan, Aset Kolam Renang Aquatic itu diminta Propinsi dan di kasih / diserahkan. Hikmahnya ke depan mungkin lebih prioritas Kejar status UHC. Kepesertaan BPJS. Kesehatan Masyarkat Bangka Tengah”, Tegas Mehoa.

Penulis : zili