Lakukan Intimidasi, Wartawan Pembeking Tambang Ilegal Bakal Dilaporkan

Bangka tengah, Investigasi.news – Terkait intimidasi yang dilakukan oknum wartawan terhadap wartawan media ini bakal tindak lanjuti hal tersebut. Hal ini disampaikan Wartawan media ini, karena merasa terancam kebebasannya saat bertugas.

Kilas Balik

Adanya kegiatan penambangan timah yang berada di dekat DAS dan Pinggir jalan disertai pengangkutan pasir dapat ditemukan di Desa Kampung Jeruk di pemukiman warga dan terlihat jelas dari pinggir jalan raya umum.

Terpantau, kegiatan tersebut mengunakan alat berat berwarna hijau bermerek Kobelco, yang sedang melakukan aktivitas kegiatan pengerukan pasir untuk dimuat ke dalam mobil pada Selasa (26/7/2022).

Ditemui salah satu warga yang berada tepat di lokasi penambangan dan pengangkutan pasir tersebut mengungkapkan ” untuk kegiatan tersebut pemilik AS, sekarang yang punya di Air Mawar.

Saat dihubungi melalui telepon selulernya AS. Membenarkan bahwa itu punya dia. Saat akan ditanyakan terkait perizinan Alat berat dan Galian C. As memberikan telpon seluler nya untuk diberikan ke pada bang jago ( oknum wartawan ) berinisial (H) Her* untuk melanjutkan pembicaraan.

Yang Bersangkutan menambahkan, Untuk apa kamu datang kesitu, kelak ku Photo-photo nanti dirimu, saat mau akan diberitakan oknum wartawan bernama Her* tersebut berbicara dengan nada Tinggi, Intimidasi Siap – siap berlari jauh-jauh, Kalau diberitakan”, ancamnya.

Adanya kegiatan penambangan timah disertai pengangkutan pasir di lokasi yang sama di tengah pemukiman warga menggunakan Alat berat ( excavator ) di Desa Kampung Jeruk. Kecamatan Pangkalan Baru. Dimana tak terlihat dijalan raya tersebut nampak tilang pemberitahuan bahwa keluar – masuk adanya kegiatan penambangan pasir tersebut.

Sementara itu, Kapolres Pangkal Pinang AKBP Dwi Budi Murtiono.Sik. MH. saat dihubungi melalui pesan WhatsApp, adanya kegiatan penambangan timah dan pasir tersebut mengungkapkan. Terimakasih atas informasinya. Nanti saya sampaikan ke Kapolsek untuk segera di cross cek kebenarannya”, balasnya.

Red