Kali ini Jatah Jepang Yang Diguncang Gempa 7.3 SR

Jepang, Investigasi.news — Gempa berkekuatan 7,3 SR mengguncang pantai Fukushima di Jepang utara pada Rabu malam, memicu peringatan tsunami di daerah Tokyo.

Wilayah ini merupakan bagian dari Jepang utara yang hancur oleh gempa berkekuatan 9,0 serta tsunami yang mematikan 11 tahun lalu yang juga menyebabkan kehancuran pembangkit nuklir.

Pusat Peringatan Tsunami Pasifik mengatakan tidak ada lagi ancaman tsunami meskipun Badan Meteorologi Jepang tetap memberlakukan peringatan risiko rendah. Televisi nasional NHK mengatakan gelombang tsunami 20 sentimeter (8 inci) sudah mencapai pantai di satu daerah.

Tokyo Electric Power Company Holdings, yang mengoperasikan pembangkit nuklir Fukushima Daiichi di mana sistem pendingin gagal setelah bencana 2011, mengatakan para pekerja tidak menemukan kelainan di lokasi tersebut, yang sedang dalam proses penonaktifan.

Melansir dari abc.com kepala Sekretaris Kabinet Hirokazu Matsuno mengatakan kepada wartawan bahwa juga tidak ada kelainan di dua pembangkit listrik tenaga nuklir lainnya di daerah tersebut.

Badan Meteorologi Jepang mengatakan gempa terjadi pada pukul 11:36 malam di kedalaman 60 kilometer (36 mil) di bawah laut.

Angkatan Udara Bela Diri Jepang mengatakan telah mengirim jet tempur dari pangkalan Hyakuri di prefektur Ibaraki, tepat di selatan Fukushima, untuk pengumpulan informasi dan penilaian kerusakan. NHK mengatakan ada laporan kebakaran, kerusakan bangunan dan batu yang berjatuhan di kota Iitate di Fukushima. Tidak ada kabar mengenai korban jiwa.

Lebih dari 2 juta rumah tanpa listrik di wilayah Tokyo yang dilayani oleh TEPCO karena gempa, kata utilitas itu di situsnya. Gempa itu mengguncang sebagian besar wilayah timur Jepang, termasuk Tokyo, di mana gedung-gedung bergoyang keras.
East Japan Railway Co. mengatakan sebagian besar layanan keretanya ditangguhkan untuk pemeriksaan keamanan.

Perdana Menteri Fumio Kishida mengatakan kepada wartawan bahwa pemerintah sedang menilai tingkat kerusakan dan berjanji untuk melakukan yang terbaik untuk operasi penyelamatan dan bantuan. “Tolong ambil tindakan dulu untuk menyelamatkan hidup Anda,” cuit Kishida.

Matsuno mengatakan ada sejumlah panggilan darurat dan pihak berwenang setempat berebut untuk menilai kerusakan. “Kami melakukan yang terbaik dalam operasi penyelamatan dan mengutamakan nyawa orang,” katanya.

Dia mendesak warga di daerah yang terkena dampak untuk lebih berhati-hati terhadap kemungkinan gempa susulan besar selama sekitar satu minggu. Ovi

Diterjemahkan oleh: Regina Salsabila