Blangkejeren, Investigasi news – Wakil Bupati Gayo Lues, Provinsi Aceh, Said Sani secara resmi membuka event pacuan kuda tradisional Gayo di lapangan Buntul Nege, Blangsere, Senin, (12/9/2022).
Sebanyak 120 ekor kuda ikut serta meramaikan event pacuan kuda tradisional Gayo ini. Event kali ini, diikuti oleh kuda dari Bener Meriah, Aceh Tengah dan Gayo Lues.
Said Sani mengatakan, kegiatan pacuan kuda tradisional Gayo dilaksanakan dua kali dalam setahun, yakni pada peringatan HUT RI dan peringatan lahirnya Kabupaten Gayo Lues.
Ia mengharapkan, pelaksanaan pacuan kuda tradisional Gayo ini setidaknya mampu menarik wisatawan luar berkunjung ke Gayo Lues.
Selain itu juga Wabup berharap agar event pacuan kuda tidak dijadikan sebagai ajang judi, sebab dapat mencederai nilai nilai event warisan leluhur yang sudah lama dilestarikan.
Dijelaskan Wakil, pacuan kuda merupakan pesta rakyat yang harus dijaga ciri khas dan jati dirinya dengan menghadirkan kuda kuda milik sendiri dan tidak meminjam kuda dari luar daerah hanya demi prestise dan prestasi saja, karena hal itu merupakan kebiasaan yang buruk dan perlu dihilangkan.
Sementara Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Gayo Lues, Irsan Firdaus, SH, MAP, mengatakan jumlah kuda yang akan mengikuti event ini, sebanyak 120 ekor, terdiri 35 ekor dari Gayo Lues, Aceh Tengah 42 ekor dan 43 ekor dari Bener Meriah, dengan memperebutkan total hadiah 264 juta, tutup nya. ( Sm )