Rusak Parah, Jalan Ancok Lilot Tak Kunjung Tersentuh

Bangka Selatan, Investigasi.news –
Kondisi jalan penghubung di Kabupaten Bangka Selatan (Basel) masih jauh dari yang diharapkan pengguna transportasi darat.

Bukan tanpa sebab, karena selain ada beberapa jalan yang sudah lama tidak dilakukan pengaspalan, serta banyak jalan penghubung antar desa yang sudah rusak parah.

Kondisi itu juga terjadi di jalan penghubung dua desa, yaitu Desa Nyelanding kecamatan Air Gegas dan Desa Bedengung Kecamatan Payung kabupaten Bangka Selatan yang terlihat sudah hancur.

Padahal, Transportasi merupakan sarana yang sangat penting dalam menunjang keberhasilan pembangunan terutama dalam mendukung kegiatan perekonomian masyarakat tak terkecuali di daerah perdesaan.

Sistem transportasi yang ada dimaksudkan untuk meningkatkan pelayanan mobilitas penduduk dan sumber daya lainnya yang dapat mendukung terjadinya pertumbuhan ekonomi dan sosial daerah perdesaan.

Sementara pantauan media ini, kondisi jalan penghubung desa Nyelanding dan desa Bedengung Ancok Lilot (rusak parah-red), namun belum ada tanggapan atau reaksi pemerintah terkait, untuk memperbaiki jalan yang sudah dikeluhkan pengguna jalan serta masyarakat setempat dan pengguna jalan tersebut umumnya.

Bahkan, sesekali warga yang melintas meminta agar kerusakan jalan tersebut segera diperbaiki. “Kondisinya memang parah, apalagi ini menjadi satu-satunya jalan penghubung antar desa, oleh sebab itu tolong diperbaiki agar jangan menghambat aktivitas masyarakat setempat,” ucap Nurhalifa.

Ia juga mengatakan sudah lama jalan ini rusak, dan menghambat aktivitas warga.” lah lama pak jalan ini rusak, tapi belum juga diperbaiki,” ujarnya saat melintas dilokasi tersebut, Jumat (5/8/2022).

Keluhan dan sindiran masyarakat agar jalan itu diperbaiki juga disampaikan lewat akun facebook Febry Bry.

“La ku bilang dek cukup sampai di sini bai, men k jatuh di lecak tu dk seperti indah jatuh cinta, utung jln putus, men cinta kite putus pakai semen 3 roda batu gunung batu cor / kondisi jalan penghubung desa nyelanding dan desa bedengung ancok lilot, dak jadi mandik aek panas ari ujan ni kisoh e” tulis akun Febry Bry, dengan puluhan komentar kocak dan nyeleneh.

Komentar nyeleneh dari nitizen terkait jalan penghubung yang rusak parah itu juga diungkapkan Sharlinda, “Jalan ape adonan dodol tu,” tulisnya.

Tak hanya itu, komentar pedas juga diungkap oleh Ben La Jumak. ” Pukok e para petinggi negeri ini paling ke ingen asak liwat jalan yg mecem ni, ngape ingen karena dak pakai bucak jalan e, jadi ingen .

Men bagus, dak agik histori kesan perjuangan liwat jalan yg mecem ni , men dak lihay ngebem guguk , men lihay aman,” ujarnya.

Sama halnya akun fb Bangka Selatan bersatu ikut menulis kritikan di dinding fb tersebut, sangat monohok. ” la mati la jln kabupaten mcm ni,” tulisnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Bangka Selatan (Basel), Erwin Asmadi, belum merespon saat dikonfirmasi tim media Jobber pada Jumat (5/8/2022) malam terkait jalan itu.

Keluhan serta komentar pedas itu muncul bukan tanpa alasan, karena bangsa indonesia telah merdeka selama 77 tahun, yang sebentar lagi akan di peringati seluruh rakyat.

Namun kondisi jalan tersebut sangat memprihatinkan sekali, Apa ini Merdeka !!. (TIM Siber JOBBER).