BATANG  

Serbuan Vaksin Kodim 0736/Batang Sasar Karyawan PT. Albasia Batang Sejahtera

Batang, investigasi.news- Dalam rangka percepatan pencapaian target vaksinasi Booster di Kabupaten Batang, Serbuan Vaksinasi Mobile Kodim 0736/Batang membuka Pelayanan Vaksinasi mobile bekerjasama dengan PT. Albasia Batang Sejahtera di Desa Banaran, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Batang, Jumat (22/04/22) sore. 

Dandim 0736/Batang Letkol Arh Yan Eka Putra mengatakan, kegiatan vaksinasi booster dengan sasaran karyawan ini merupakan salah satu upaya dalam membantu Pemerintah untuk meningkatkan herd imunity pada masyarakat. Selain itu, juga bertujuan untuk percepatan penanggulangan penyebaran Covid-19 utamanya varian baru Omicron khususnya diwilayah Kabupaten Batang,” terangnya.

Lebih lanjut, Dandim juga menjelaskan untuk mencapai target pemerintah, Kodim 0736/Batang menerapkan metode jemput bola, dimana vaksinasi dilaksanakan dengan mendatangi masyarakat ataupun perusahaan dengan jumlah karyawan yang banyak.

Kegiatan ini merupakan wujud dari kepedulian TNI AD khususnya Kodim 0736/Batang dalam memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19. Kita berharap seluruh karyawan serta masyarakat Kabupaten Batang mendapatkan vaksinasi dan mencapai target herd immunity,” ujar Dandim.

“Semoga dengan vaksinasi ini, kekebalan kelompok akan segera terbentuk, dengan harapan penyebaran Covid-19 dapat ditanggulangi, dan pandemi ini segera berakhir,” tambah Dandim.

Pada kesempatan yang sama, Ronald HRD PT. Albasia Batang Sejahtera mengucapkan banyak terima kasih kepada Dandim 0736/Batang dan Team Vaksinator Mobile, yang telah sudi menyelenggarakan vaksinasi untuk karyawan.

Semoga dengan diselenggarakannya vaksin ini, karyawan dapat melakukan aktifitas dengan tenang dan nyaman tanpa ada rasa ketakutan akan terpapar virus Covid-19.,”ucapnya.

Ronald juga menerangkan, bahwa karyawan PT Albasia Batang Sejahtera selalu mematuhi protokol kesehatan, selalu memakai masker dan mencuci tangan saat memasuki kawasan perkantoran dan pabrik, serta selalu jaga jarak dalam melakukan aktifitas kerja, “tungkas Ronald”

Peni