Dukung Aceh Jadi Satu-satunya Embarkasi Keberangkatan Haji Indonesia, Syech Fadhil: Ada Alasan Historis dan Efesiensi

JAKARTA, Investigasi.news – Senator DPD RI asal Aceh, HM Fadhil Rahmi Lc MA, mendukung usulan DPR RI untuk menjadikan Aceh sebahai satu-satunya embarkasi dalam memberangkatkan calon jemaah haji asal Indonesia ke Arab Saudi pada tahun berikutnya.

Usulan ini dinilai masuk akal serta lebih efektif dan efisien.

“Saya mendukung usulan ini. Ada alasan historis dan efesiensi,” ujar pria yang akrab disapa Syech Fadhil ini.

“Sejak dulu, Aceh memang dijadikan transit keberangkatan haji dari tanah air sejak zaman Hindia Belanda. Ini karena jarak tempuh dari Aceh ke Mekah jauh lebih singkat dibandingkan daerah lain. Kondisi ini membuat para jamaah lebih nyaman dan tidak kelelahan selama perjalanan,” kata senator yang juga alumni Al Azhar Kairo Mesir ini.

Selain itu, kata Syech Fadhil, berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 5 Tahun 2022 tentang Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1443 Hijriah/2022, keberangkatan haji dari Embarkasi Aceh jauh lebih murah dari daerah lainnya.

Dimana, biaya keberangkatan haji dari Aceh sejumlah sejumlah Rp 35.660.857,00. Sedangkan Embarkasi Batam sejumlah Rp 39.686.009,00 dan Embarkasi Jakarta sejumlah Rp 39.886.009,00 melalui Pondok Gede dan Rp 39.886.009,00 melalui Bekasi.

Paling mahal, keberangkatan haji dari Embarkasi Surabaya sejumlah Rp 42.586.009,00 dan Embarkasi Makassar sejumlah Rp 42.686.506,00.

“Kalau berangkat dari Aceh, bisa hemat jutaan rupiah. Apalagi yang berangkat dari timur.”

“Ini mengapa saya katakan usulan tadi patut dipertimbangkan. Aceh itu Serambi Mekah. Orang Aceh pasti akan memberikan pelayanan terbaik bagi tamu Allah dari seluruh Indonesia, jika usulan ini diwujudkan,” kata Syech Fadhil.

Sebelum usul Aceh menjadi satu-satunya embarkasi keberangkatan haji muncul, Senator Aceh ini juga pernah mengusulkan Umrah Aceh Plus kepada umat muslim di nusantara. Ini karena biaya umrah dari Aceh ke Mekah relative lebih murah dibandingkan daerah lainnya dan karena Aceh adalah jalur menuju Arab Saudi untuk jamaah Indonesia.

Kemudian Syech Fadhil juga pernah meminta Pemerintah Aceh untuk sama sama melobi otoritas Arab Saudi agar diberikan kuota haji khusus Aceh. Kebijakan ini dinilai memungkinkan mengingat adanya kekhususan Aceh di bidang agama sebagaimana yang tercantum dalam UUPA.

Syech Fadhil sendiri dikenal dekat dengan ulama-ulama dayah serta fokus memperjuangkan kekhususan Aceh, terutama bidang keagamaan dan kekhususan Aceh.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengusulkan Aceh menjadi satu-satunya embarkasi dalam memberangkatkan calon jemaah haji asal Indonesia ke Arab Saudi pada tahun berikutnya. Dasco menyebut ada sejumlah alasan yang patut dipertimbangkan soal usulannya.

“Jarak tempuh hanya 6 jam (dari Aceh ke Arab Saudi), kemudian secara historis, kita semua kan tahu, Aceh itu dikenal dengan Serambi Mekah,” kata Dasco dalam keterangan tertulis ‘Sufmi Dasco Usul Aceh Serambi Mekah Jadi Satu-satunya Embarkasi’, Rabu (29/6/2022).

Dasco menyebut usulan ini diharapkan dapat menekan biaya haji agar lebih efektif dan efisien. Dasco menyebut usulan ini, jika diterima, juga harus dibarengi dengan pelayanan maksimal.

“Sehingga, secara pembiayaan, tidak terlalu memberatkan bagi para jemaah haji. Namun, tetap dengan pelayanan yang berkualitas dan optimal,” kata Dasco.***