Babinsa Dampingi Petugas Berikan Vaksin PMK

Batang, investigasi.news – Babinsa Desa Groto dari Koramil 05/Reban Kodim 0736/Batang Serma Ari Cipto dan Serda Dwi Krisdianto melaksanakan pendampingan vaksinasi ( Aftopor ) terhadap hewan ternak khususnya Sapi untuk pencegahan penularan penyakit mulut dan kuku tahap 1 di perdukuhan desa Groto yang dilakukan oleh dinas Peternakan Kabupaten Batang, Senin (4/7/2022) sore.

Babinsa Desa Groto Serma Ari mengatakan, bahwa saat ini Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) telah mewabah dan menyerang sejumlah hewan ternak sapi maupun kambing di berbagai daerah, alhamdulillah sampai saat ini diwilayah Kecamatan Reban belum ditemukan adanya kasus hewan ternak yang terpapar penyakit mulut dan kuku.

“Saat ini telah dilaksanakan Vaksinasi hewan ternak secara bergilir di beberapa wilayah kecamatan Reban oleh Tim Vaksinator dari Dinas Peternakan Kabupaten Batang guna mencegah penularan dan penyebaran wabah PMK di wilayah Kabupaten Batang dan khususnya Kecamatan Reban” tuturnya.

Tak hanya mendampingi, peran Babinsa yang terjun langsung di lapangan juga mendata berapa jumlah hewan ternak yang ada. Pendataan seperti jumlah total ternak, berapa yang sudah tervaksin, berapa yang terjangkit PMK kalau ada dan berapa yang sembuh untuk bahan laporan ke Komando atas, “bebernya”.

Ia juga menghimbau kepada warga agar senantiasa menjaga kebersihan kandang ternaknya. Salah satunya dengan menyemprotkan cairan disinfektan agar hewan ternak warga terhindar dari PMK.

Sementara itu dari Dinas Peternakan Batang dr. Ayuk juga menyampaikan kepada warga, bahwa program Vaksinasi hewan ternak yang dilaksanakan oleh Dinas Peternakan Kabupaten Batang bertujuan agar hewan ternak milik warga tidak terpapar Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Apa lagi ini sudah mendekati Lebaran Idhul adha banyak warga yang menjual dan membeli hewan ternak untuk korban, jangan sampai hewan ternak kita sakit dan dijual. Untuk itu saya sarankan agar para pemilik ternak selalu menjaga kebersihan kandang dan ternaknya. Sesering mungkin melakukan pembersihan kotoran sapi dan menyemprotkan disinfektan.

Selain itu, dapat ditambahkan dengan pemberian suplemen maupun obat-obatan hewan bila ada sapi yang terindikasi sakit. Wabah PMK pada sapi dan binatang ternak lainnya dapat ditangani dengan cepat, yang terpenting pemilik ternak harus cepat melaporkan ke pihak terkait, bila ada hewan ternaknya sakit. Ini upaya kita bersama agar penyebaran PMK tidak ada diwilayah Kabupaten Batang, ” tungkas dr. Ayuk”. Peni