Idul Adha, Danrem 071/Wijayakusuma Serahkan Hewan Qurban

Banyumas, investigasi.news-Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Inf Yudha Airlangga, S.E., pada momen Idul Adha 1443 H/2022 M menyerahkan hewan qurban kepada panitia qurban dari Bintalrem 071/Wijayakusuma. Minggu (10/7/2022) di Lapangan Denzibang I/IV komplek Makorem 071/Wijayakusuma, Sokaraja, Banyumas.

Penyerahan hewan qurban dilakukan secara simbolis seusai dilaksanakannya Sholat Idul Adha bersama segenap masyarakat Banyumas dan sekitarnya, di Lapangan Upacara Makorem 071/Wijayakusuma.

Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Inf Yudha Airlangga, S.E., pada kesempatan tersebut menyampaikan tujuan dari kegiatan ini selain untuk menjalankan perintah agama, juga merupakan bentuk kepedulian Korem 071/Wijayakusuma dengan berbagi hewan qurban kepada masyarakat yang kurang mampu.

Menurutnya, makna hari Raya Idul Adha dengan melaksanakan pemotongan hewan qurban, agar setiap muslim dapat memiliki rasa kepedulian, solidaritas dan persaudaraan antar sesama, yang diwujudkan melalui berbagi daging qurban.

Dikatakan, dari keseluruhan hewan qurban ini, sebanyak 2 ekor sapi dan 4 ekor kambing, akan dibagikan kepada kaum dhuafa, panti asuhan dan masjid disekitar Makorem,” jelasnya.

Danrem berharap, dengan berqurban seperti saat ini, semoga kita mampu untuk lebih meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT dan selain itu untuk selalu mensyukuri nikmat-Nya,” harapnya

Sementara itu, dalam pelaksanaan kegiatan Sholat Idul Adha yang dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan dimasa pandemi Covid-19 ini, di hadiri Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Inf Yudha Airlangga, S.E., beserta Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 071 PD IV/Diponegoro Ny. Natania Yudha Airlangga, Kasrem 071/Wijayakusuma Letkol Inf Candra, S.E., beserta Wakil Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 071 PD IV/Diponegoro Ny. Wiwin Candra, para Kasirem 071/Wijayakusuma, Para Dan/Ka Balak Aju Kodam IV/Diponegoro jajaran Korem 071/ Wijayakusuma, serta para prajurit dan PNS Makorem 071/Wijayakusuma dan Balak Aju Kodam IV/Diponegoro jajaran Korem 071/Wijayakusuma, serta warga masyarakat Banyumas dan sekitarnya.

Selaku Imam dan Khotib Sholat Idul Adha 1443 H/2022 M, Ustad Sertu Dzamzam Nurjanto dari Bintalrem 071/Wijayakusuma.

Ustad Sertu Dzamzam Nurjanto dalam khotbahnya mengambil tema “Hikmah Keutamaan Ibadah Qurban dan Jadikan Ibadah Qurban Sebagai Landasan Pengabdian Yang Tulus dan Ikhlas”.

“Makna qurban Idul Adha bagi umat islam sangatlah mendalam, qurban menjadi momentum paling ditunggu-tunggu di Hari Raya Idul Adha, hal ini karena amalan Idul Adha banyak memiliki keutamaan dan hikmah”, paparnya.

Dikatakan, berqurban merupakan salah satu amalan paling dianjurkan pada perayaan Idul Adha yang hukumnya adalah sunnah muakkad. Hal itu didasarkan pada firman Allah Subhanahu wa Ta’ala dalam Al Quran, Surah Al Kautsar ayat 2.

“Qurban dilakukan dengan cara penyembelihan hewan yang dapat dilaksanakan pada 10 Dzulhijjah hingga hari tasyrik atau 3 hari setelah Idul Adha. Anjuran itu terdapat dalam Alquran”, terangnya.

Jika qurban menjadi amalan yang sangat dianjurkan, makna Qurban Idul Adha bagi umat Islam, adalah bukti ketaqwaan seorang muslim kepada Allah SWT. “Amalan tersebut akan mendapatkan ridha Allah jika dilakukan dengan penuh keikhlasan dan ketakwaan, karena qurban adalah wujud solidaritas antar manusia khususnya umat muslim. Tidak seperti puasa yang aspek hubungannya langsung dari individu kepada Allah (hablumminallah), qurban merupakan amalan yang juga mengandung aspek sosial hubungan antar sesama manusia (Hablumminannas)”, terangnya.

“Merayakan Idul Adha dengan berqurban juga menjadi sarana meningkatkan empati dan solidaritas sesama umat islam. Hal itu diwujudkan dengan dibagikannya daging qurban secara merata kepada kaum muslim”, paparnya.

Qurban juga sebagai wujud meneladani Nabi Ibrahim dan Ismail. Terutama tentang kisah keikhlasannya dalam menjalankan perintah Allah. Dalam prakteknya, memperkukuh empati, kesadaran diri, ibadah ini juga erat kaitannya dengan pengendalian dan pengelolaan diri yang merupakan cikal bakal akhlak terpuji seorang muslim.

“Itulah 3 makna qurban Idul Adha bagi umat islam. Dalam interpretasi dan prakteknya, tiga hal tersebut bisa memiliki makna yang lebih mendalam dan erat kaitannya dengan peningkatan kualitas diri dan akhlak terpuji seorang muslim”, pungkasnya.