Proyek WTP Malang Kembali Bergeliat, Tanda Kebangkitan Infrastruktur Air Bersih

More articles

Malang, Investigasi.news – Setelah sempat terhenti, proyek Water Treatment Plant (WTP) di Jalan Pandanwangi, Kelurahan Blimbing, Kota Malang, kembali aktif dikerjakan. Proyek yang sempat dimulai pada Agustus 2023 ini kembali menunjukkan geliat aktivitas di lapangan.

WTP Malang, yang air produksinya sempat diuji coba pada akhir masa jabatan Wali Kota Malang Sutiaji pada September 2023, terhenti pada November 2023 karena belum mengantongi izin Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal). Namun kini, berbagai kegiatan seperti maintenance dan pengembangan infrastruktur di sekitar lokasi proyek mulai terlihat.

Proyek Water Treatment Plant (WTP) atau Instalasi Pengolahan Air (IPA) Sungai Bango ini, yang sebelumnya dihentikan pada 6 November 2023, hingga kini masih menunggu kepastian mengenai kapan instalasi tersebut bisa mulai memproduksi air baku bagi warga. Masalah utama yang menghambat proyek ini masih berkutat pada perizinan yang belum lengkap sesuai ketentuan dalam Undang-Undang (UU) Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Dalam perkembangan terbaru, Sutrisno, Project Manager dari PT Sinar Energy Yodya KSO, menyatakan bahwa pihaknya kini hanya melaksanakan proyek sesuai dengan surat perintah kerja (SPK) yang diterima.

“Kami hanya melaksanakan sesuai dengan perintah yang kami terima untuk melanjutkan proyek WTP ini,” ujar Sutrisno saat ditemui di lokasi proyek pada 24 Juni 2024.

Lanjutan proyek ini mendapatkan lampu hijau setelah terbitnya Legal Opinion dari Kejaksaan Negeri Kota Malang pada 25 April 2024. Surat dari Kepala Divisi Pengembangan Bisnis Perum Jasa Tirta 1, Hamim Ghufroni, nomor 0047/UM/DPB/V/2024, meminta PT Sinar Energi Yodya KSO untuk melanjutkan pembangunan WTP IPA Bango.

“Dengan adanya SPK dari Jasa Tirta 1, kami berkewajiban melanjutkan pembangunan WTP IPA Bango,” tambah Sutrisno. Ia juga menjelaskan bahwa segala masalah perizinan menjadi tanggung jawab Jasa Tirta 1, sementara pihaknya fokus pada pelaksanaan konstruksi.

Menurut Sutrisno, pekerjaan fisik WTP IPA Bango hampir selesai, tinggal beberapa tahap finishing dan uji laboratorium kualitas air sebelum pengoperasian penuh. “Pembangunan fisik tinggal 3 persen lagi, dan uji laboratorium kualitas air segera dilakukan,” jelasnya.

Proyek WTP IPA Bango, yang berkapasitas 200 liter per detik di lahan seluas 15.000 meter persegi ini, diharapkan mampu memenuhi kebutuhan air bersih bagi sekitar 175.000 pelanggan PDAM Kota Malang. Target penyelesaian proyek ini adalah Agustus 2024, asalkan tidak ada kendala lebih lanjut.

“Dengan kapasitas 200 liter per detik ini, kami harap bisa melayani kebutuhan air bersih sekitar 175.000 pelanggan rumah tangga di Kota Malang,” pungkas Sutrisno.

Guh

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest