Angkat Kearifan Lokal, Mita Umasangadji Juara Lomba Karya Tulis Ilmiah Kemenag RI

Malut, Investigasi.news – Kabar membanggakan datang dari Sumitra Putri Ayu Umasangadji (Mita), mahasiswi STAI Babussalam Sula yang berhasil menjuarai lomba karya tulis ilmiah, challenge dalam bentuk features yang diadakan oleh Kementrian Agama/Kemenag RI di Jakarta.

Lomba ini sendiri diadakan bagi semua Lembaga Penerbitan Mahasiswa (LPM) pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) di seluruh Indonesia, yang digelar sejak tanggal 10 November – 5 Desember 2023.

Mita yang keluar sebagai juara I tercatat sebagai mahasiswi semester VII pada jurusan Tarbiyah Program Studi Pendidikan Agama Islam di Kampus STAI Babussalam Sula.

Saat dikonfirmasi, Syahrul Takim Ketua STAI Babussalam Sula membenarkan hal tersebut.

“Saya memberikan apresiasi dan selamat kepada para mahasiswa yang sudah berpartisipasi dan meraih juara I dalam perlombaan LPM PTKI Challenge 2023 Kemenag RI”, ujar Syahrul (15/12).

Walau ditengah keterbatasan dalam penyelenggaraan pendidikan di STAI Babussalam Sula-Maluku Utara namun mahasiswa kami mampu membuktikan kualitasnya serta mampu bersaing ditingkat nasional, tambah Ketua Syahrul.

Ucapan selamat juga disampaikan oleh Amirudin Yakseb, SH., MH wakil ketua III bidang kemahasiswaan dan kerja sama STAi Babussalam Sula, kepada Investigasi Amirudin menyampaikan sangat mengapresiasi dan bangga dengan mahasiswinya yang mampu berbicara dikancah nasional.

“Mahasiswa kami punya potensi yang tidak kalah dengan mahasiswa diluar sana, tinggal saja pendampingan dan perhatian dari berbagai pihak”, kata Amirudin.

Sayangnya media ini belum bisa mewawancarai Mita, mahasiswa STAI Babussalam Sula yang juara dan telah mengharumkan nama daerah Kab. Kepulauan Sula, kami hanya bisa memintai keterangan dari mentor dan pendamping Mita, yakni Eka Diana Pauwah.

”Mita itu anak yang perhatian, dan mahasiswi yang cukup focus.
Untuk mengikuti lomba kemarin persiapan kita termasuk sangat singkat, terutama saat menyiapkan naskahnya, dengar target bisa lolos, tapi Alhamdulillah hasil ini diluar ekspetasi, bukan hanya naskah yang lolos tapi bisa menjadi juara pertama” ungkap Eka.

Yang menarik adalah karya tulis (karya ilmiah) yang diajukan Mita dalam lomba ini berjudul: TRADISI GENDANG SAHUR, HARMONI KERUKUNAN DI DESA AUPHONIA, dengan mengangkat tradisi serta salah satu kearifan lokal yang ada di Sula.

Terakhir mentor Eka berpesan kepada generasi di Sula untuk tidak minder, karena tinggal didaerah pelosok, bukan berarti kita tidak bisa bersaing, yang terpenting adalah focus dan usaha yang keras pada tujuan.

( RL )

IKLAN HPN

Related Articles

Iklan hpn
Iklan HPN
Iklan hpn
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan

Latest Articles