APBK Gayo Lues Tahun 2023 Menyusut Lebih Kurang 20% Dari Tahun Sebelumnya

DPRK Gayo Lues gelar sidang paripurna pembahasan RAPBK tahun 2023. (Sm)

Gayo lues, Investigasi news – DPRK Gayo Lues mulai melakukan sidang paripurna pembahasan RAPBK tahun 2023,Sidang yang di hadiri PJ Bupati Rasydin Porang beserta unsur Forkompinda, seluruh kepala SKPK beserta kabidnya,Di buka langsung oleh ketua DPRK Ali Husin Senin (28/11/2022) dini hari tadi.

Pada pembukaan sidang paripurna tersebut Ali Husin menyampaikan RAPBK di susun melalui mekanisme yang berlaku,termasuk program wanacita prisiden dan RKPD yang telah di susun sebelumnya untuk tahun 2023 sampai dengan 2025.

Sedangkan PJ Bupati dalam sambutanya menyampaikan bahwa anggaran tahun 2023pendapatan daerah 796.556.529.245.surplus anggaran Rp 1 miliyar yang dialokasikan pembiayaan penyertaan modal.

Secara terpisah kepada awak media diwaktu sidang di skor,ketua DPRK Ali Husin menyampaikan bahwa untuk anggaran tahun 2023 pendapatan APBK Gayo Lues menurun drastis hingga mencapai Rp 200 miliyar di bandingkan tahun sebelumnya.

Tentunya hal ini menjadi beban yang berat untuk pembangunan Gayo Lues,sehingga di perlukan kerja keras pemerintah untuk dapat mengatur kebijakan yang tepat sasaran dalam penggunaan anggaran tahun 2023.

Sementara PJ Bupati Rasydin Porang menyampaikan minimnya anggaran tahun 2023 tentunya harus sikapi dengan baik dan mengatur alokasi yang prinsip dan sangat dibutuhkan,seperti bidang pendidikan tidak lagi mengejar infrastruktur,tetapi meningkatkan mutu guru dan kwalitas pendidikan diutamakan, begitu juga dengan peningkatan ekonomi masyarakat harus menjadi prioritas dan bidang kesehatan khususnya masalah stanting harus zero.

Yang jelas anggaran yang menyusut ini harus digunakan tepat sasaran pada hal yang prinsip ujar Rasydin Porang.
Dalam hal kegiatan Sidang paripurna,beberapa peserta yang hadir di sidang paripurna menyampaikan hendaknya jangan mengulur ngulur waktu sidang,misalnya apabila sidang di skor satu jam hendaknya tepat waktu jangan molor menjadi 2-3 jam agar peserta sidang tidak lama menunggu, Pungkas nya. ( Sm )