AGAM  

Sekda Agam Tutup Rangkaian Acara Hut Perang Manggopoh Ke 114

Agam, Investigasi.news – Sekretaris Daerah Agam Sumatera Barat, Drs. Edi Busti, M.Si dan Rombongan Serahkan Hadiah Lomba Acara penutupan Peringati HUT Perang Manggopoh ke 114 pada sabtu, 23 Juli 2022 di Medan Nan Bapane. Kegiatan tersebut menghadirkan beberapa kegiatan lomba sejak tanggal,15 Juni 2022.

Kegiatan yang dilaksanakan di Medan Nan Bapaneh Manggopoh Lubuk Basung diawali dengan laporan dari Walinagari Manggopoh, Ridwan.A.Md, bahwa masyarakat manggopoh mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati Agam beserta rombongan yang menghadiri acara malam hari in. kordinator dimasing-masing kegiatan perang manggopoh dan telah kita mulai sejak tgl 14 Juni 2022.

Pada malam renungan suci di Makam Pahlawan dan berbagai lomba turnamen kita lombakan ada 12 perlombaan yg kita laksanakan pada tahun ini, 3 dalam bentuk lomba dalam bentuk Siar Keagamaan, 2 dalam bentuk upacara dalam memperingati perang manggopoh yang ke 114 ini , kita isi dengan 17 kegiatan mulai dari seni budaya dan keagamaan dan ditutup dengan rama tari perang manggopoh dan bagi yang membuka hatinya dapat memaknai apa yang kita lihat tadinya”, ujarnya.

Perang Kamang dan Perang Manggopoh ini adalah rangkaian kegiatan yang dilaksanakan di Minangkabau. Dalam hal ini, satu harapan kami Pak Sekda”, ujar walinagari dan melalui Bupati Agam, bahwa perang kamang dan perang manggopoh jangan terlupakan begitu, ujar walinagari.

Kegiatan penutupan Perang Manggopoh dihadiri oleh, Anggota Dprd Agam Dapil 1.Joni Putra.S.Kom.MM.Dt.Bintaro Hitam, Kepala Dinas Perhubungan Handria Asmi, Kesehatan dr.H.Hendri Rusdian,M.Kes, Sosial diwakili Sekretaris Jatirman, Kapolsek Lubuk Basung Iptu Gusnawar,S.A.P, Camat Lubuk Basung diwakili Kasi Tantib Windra Purnama, Walinagari, Tokoh Masyarakar, Alim Ulama, Cerdik Pandai, Bondo kanduang beserta para undangan lainnya dan tim kesenian.

Bupati Agam diwakili Sekda Agam dalam penutupan menyampaikan, bahwa kata bupati Agam, Wali Nagari yaitu pesan moral yg perlu kita pahami, bahwa perjuangan telah dilakukan 14 pahlawan di Manggopoh ini, dilakukan pada 1908, agar jangan terinjak oleh penjajah, kita tingkatkan pembangunan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Manggopoh dan Kabupaten Agam.

Salah satu Nagari di Kab.Agam dari 42 Nagari merupakan Nagari Manggopoh terbaik, dan merupakan Nagari menampakan kemajuannya dari segala berbagai aspek yg dilakukan saat ini dan merupakan Agam lebih maju, dan sekarang bagaimana bisa terbangun menunggu keberanian pemerintahan daerah Kab.Agam.

Bahwa bagaimana pembukaan jalan dua jalur dari simpang gudang bisa dilaksanakan untuk tahun 2022 ini dan titik nolnya ada disimpang gudang, dan akan dilajutkan pada tahun yang akan datang. Harapan dari Pemerintahan Daerah, putra daerah dan kepala dinas, yang berasal dari anak Nagari di Lubuk Basung harus ada rasa peduli dan kebersamaan”, ujarnya.

Pembangunan bukan untuk Bupati, Sekda, tetapi bagai mana pembangunan dinikmati oleh masyarakat kami anak lubuk basung, bagaimana Lubuk Basung lebih maju, sejak pembangunan dari 1993 sampai sekarang banyak kemajuannya, bahwa Kabupaten Agam peduli terhadap anak anak, bagaimana kita meningkatkan pendidikan, dan Pemda Agam menyediakan dana untuk biaya siswa bagi keluarga miskin yang tidak mampu.

Tetapi anaknya berprestasi dan itu akn dibiayai oleh pemda selama 4 tahun kedepannya, bagaimana misi dan visi kita memajukan manggopoh, boleh laksanakan perobahan tapi jangan menghalangi pembangunan di Manggopoh, dan pembangunan mulai bergerak di Lubuk Basung kita momentum 114 tahun perang manggopoh, dan Sekda Agam serahkan hadiah pada para lomba terhadap anak keponakan kita di Manggopoh”, ujarnya. Kemudian para warga dan perantau memberikan sumbangan dan partisipasi terhadap penutupan acara bagaimana agar kampung kita lebih maju.

Lebih lanjut, Sekda Agam menutup secara resmi rangkaian kegiatan peringatan HUT Perang Manggopoh ke 114 tahun Manggopoh, Sabtu (23/07/2022).(Daji)