Kolaborasi Pemkab Dharmasraya Dan Disdukcapil, Pelayanan Kependudukan Pada Masyarakat Lebih Dekat

Dharmasraya, Investigasi.news – Sejumlah program dalam mendekatkan pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarakatnya di Wilayah Dharmasraya terus diberikan. Hal tersebut dilakukan Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan sebagai bentuk inovasi dalam memaksimalkan pelayanan.

Seperti yang dilakukan tahun 2022 ini, salah satu inovasi Kabupaten Dharmasraya, memperkuat kerjasama dengan pemerintah nagari dalam hal pelayanan dokumen kependudukan. Inovasi tersebut diberi nama Nagari Mandiri Adminduk Membahagiakan Masyarakat (SiGadinkEmas).

“Seusai arahan dari pimpinan, Bupati meminta agar pelayanan kepada masyarakat diberikan semudah dan sedekat mungkin, jangan sampai ada yang merasa kesulitan,” kata Sekretaris Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Rudy Aldrin, beberapa waktu lalu.

Dijelaskan Rudi, kerjasama ini sudah dimulai sejak 2021 dengan 15 pemerintah nagari. Dengan kerjasama ini masyarakat cukup mengurus administrasi di nagari masing-masing, tidak perlu lagi mendatangi kantor Disdukcapil di Sungai Dareh.

Di tahun 2022 ini juga, Pemkab Dharmasraya terus mendorong pemerintah nagari yang telah bekerjasama untuk melengkapi sarana dan prasarana yang diperlukan melalui alokasi dana desa. Sebab, hasil koordinasi dengan dinas terkait, hal itu dibolehkan dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Jadi, dari 15 nagari yang sudah kerjasama, baru nagari Sungai Duo yang menerapkan seluruh layanan dokumen kependudukan. Sementara nagari lainya secara bertahap akan dimulai tahun ini dengan dukungan sarana dan prasarana yang lengkap tadi,” katanya.

Kabupaten Dharmasraya kembali menerapkan sistem pelayanan jemput bola untuk penerbitan akta kelahiran anak usia 0 sampai 18 tahun, masyarakat disabilitas, dan lansia tahun ini.

Dalam pelayanan jemput bola tersebut Disdukcapil bekerjasama dengan pemerintah nagari dan sekolah untuk mendata warga yang belum memiliki dokumen kependudukan.

“Misalnya, kita mendapat data dari nagari bahwa banyak lansia dan masyarakat penyandang disabilitas belum melakukan perekaman KTP, kita datang ke rumah warga dengan membawa petugas dan perlengkapan yang dibutuhkan,” katanya.

Termasuk penerbitan akta kelahiran, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan sekolah untuk meminta data.

Selain itu, Pemkab Dharmasraya juga terus maksimalkan penggunaan mobil layanan keliling guna mempermudah dan mempercepat pelayan kepada masyarakat. Serta, menjangkau pelayanan di wilayah pinggiran.

Dikatakan lagi, Kalau ada nagari yang jauh, kita bawa mobil ke sana dan melaksanakan pelayanan sampai dengan pencetakan. Artinya, pelayanan dapat langsung diselesaikan di mobil keliling tanpa harus ke kantor”.

Berdasarkan data Disdukcapil per 31 Desember 2021, realisasi perekaman KTP elektronik di Kabupaten Dharmasraya sudah mencapai 155.126 dari wajib perekaman 156.382. Sementara readmindu, percetakan KTP sudah mencapai 153.033 dari yang sudah perekaman.

Realisasi penerbitan Akte 0-18 tahun kurang satu hari, mencapai 69.102 dari wajib akte 76.613. Penerbitan KIA sudah 36.315 atau 51,9 persen dari wajib KIA 69.882.

“Capian penerbitan KIA sudah melampaui target nasional 30 persen,” tuturnya.

Data yang valid, akurat dan update, sangat dibutuhkan untuk tercapainya semua program pemerintah. Makanya melalui kolaborasi Disdukcapil, pemerintahan nagari dan kerjasama lintas sektor, pemutakhiran data kependudukan diharapkan dapat terealisasi lebih cepat”, tutupnya. Arp