Akhir Tahun 2022, Pangdam Diponegoro Berikan PO Prajurit dan PNS Tanam Hanpangan

Banyumas, investigasi.news – Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Widi Prasetijono, dalam amanat tertulisnya pada Upacara Bendera 17 an Desember Tahun 2022 yang dibacakan Kasipersrem 071/Wijayakusuma Letkol Inf Harton, S.Pd., memberikan mandat atau Perintah kepada segenap prajurit dan PNS Kodam IV/Diponegoro untuk menanam tanaman pangan di lahan tidur yang dimiliki masing-masing. Senin (19/12/2022) di Lapangan Upacara Makorem 071/Wijayakusuma, Sokaraja, Banyumas.

Hal tersebut, terkait dengan perkembangan situasi guna untuk menghadapi krisis global khususnya krisis pangan.

Karenanya, Kodam IV/Diponegoro bersama Pemprov Jawa Tengah berkolaborasi bersama-sama melakukan penanaman jagung dan padi secara tersebar diseluruh wilayah Kodam IV/Diponegoro untuk mendukung program ketahanan pangan (Hanpangan) yang dicanangkan pemerintah, guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya krisis pangan diwaktu yang akan datang.

“Untuk itu, saya perintahkan kepada seluruh prajurit dan PNS Kodam IV/Diponegoro untuk menanam tanaman pangan dilahan tidur yang dimiliki, agar bermanfaat bagi diri sendiri maupun warga disekitarnya”, tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Pangdam Diponegoro mengajak seluruh prajurit dan PNS Kodam IV/Diponegoro untuk senantiasa Manunggal dengan rakyat serta menempatkan kepentingan rakyat dan bangsa Indonesia sebagai prioritas tertinggi dalam setiap pelajsaan tugas dan pengabdian.

“Hal tersebut sesuai tema Hari Juang TNI AD Ke-77 yakni TNI Angkatan Darat di Hati Rakyat. Yang didalamnya terkandung nilai prajurit dan PNS untuk senantiasa manunggal dengan rakyat serta menempatkan kepentingan rakyat dan bangsa. Salah satunya, dengan memberikan perhatian perhatian terhadap kondisi bangsa yang masih memiliki catatan angka Stunting atau kondisi balita gagal tumbuh akibat kekurangan gizi kronis cukup tinggi”, jelasnya.

Oleh karena itu, pemerintah menggandeng TNI AD dalam hal ini Kodam IV/Diponegoro untuk mengatasi permasalahan yang cukup krusial ini, dengan harapan angka Stunting di wilayah Jawa Tengah dapat mengalami penurunan yang cukup signifikan.

“Mari kita peduli dan membantu anak-anak Stunting diwilayah kita masing-masing, dengan cara memberikan sebagian yang kita miliki”, ajaknya.

Selain hal tersebut, Pangdam IV/Diponegoro menyampaikan beberapa hal sebagai pedoman dalam pelaksanaan tugas yakni, untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa dengan rajin beribadah dan mentaati ajaran agama, menegakkan disiplin dan hindari segala bentuk pelanggaran dan perbuatan yang tidak terpuji, pegang teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit, 8 Wajib TNI dan Panca Prasetya Korpri sebagai pedoman dalam bersikap dan bertingkah laku di lingkungan satuan maupun ditengah masyarakat. Tumbuhkan rasa kepedulian dan empati kepada masyarakat agar kehadirannya dapat dirasakan manfaatnya dan untuk memperkuat kemanunggalan TNI dengan Rakyat, jaga keamanan saat berlalu lintas dan jaga kesehatan dengan rajin berolahraga serta tetap patuhi protokol kesehatan dalam setiap kegiatan.

Upacara Bendera 17-an, diikuti segenap prajurit dan PNS Makorem 071/Wijayakusuma dan Balak Aju Kodam IV/Diponegoro jajaran Korem 071/Wijayakusuma.