JEPARA  

Pj. Bupati Jepara Temui Ratusan Karyawan RSI, Pastikan Pelayanan Tetap Berjalan

Ratusan karyawan RSI Sultan Hadlirin saat menggelar akksi keprihatinan Bertajuk Mengetuk Pintu Langit. (Ist)

Jepara, investigasi.news. Penjabat (Pj.) Bupati Jepara Edy Supriyanta mendatangi para karyawan Rumah Sakit Islam (RSI) Sultan Hadlirin Jepara yang menggelar aksi keprihatinan bertajuk “Mengetuk Pintu Langit”, Rabu (30/11/2022) pagi.

Sedianya, usai mengelar istighosah di halaman RSI, ratusan karyawan RSI menggelar aksi damai di Pendopo Kabupaten Jepara untuk menemui Pj. Bupati untuk menyampaikan aspirasi. Namun aksi itu urung dilakukan karena Penjabat Bupati Jepara Edy Supriyanta lebih dulu hadir di RSI Sultan Hadlirin.

Kegiatan itu juga dihadiri berbagai elemen mulai dari Direktur RSI dr Gunawan, anggota dewan pembina yang juga mantan Bupati Jepara Ahmad Marzuqi, Serikat Pekerja RSI Bondhan Siwi Digdo, juru bicara Ahmad Fajar, para dokter dan tenaga kesehatan RSI Sultan Hadlirin.

Dalam kesempatan itu, Edy Supriyanta berbincang dengan Direktur RSI dr Gunawan dan para karyawan yang menggelar aksi. Ia juga sempat meninjau berbagai layanan kesehatan yang ada di RSI Sultan Hadlirin. Ia juga berbincang dengan sejumlah pasien yang dirawat di rumah sakit itu.

“Alhamdulillah saya sudah menemui karyawan. Semuanya berjalan lancar dan tidak ada masalah,” ujarnya.

Edy mengaku, akan mengakomodir tuntutan para karyawan, dan akan segera membahasnya dengan dengan jajaran dewan pembina lainnya. Edy berharap, persoalan RSI ini segera selesai, para karyawan bisa menerima dan bekerja dengan tenang.

Soal aspirasi terkait jumlah dewan pembina, Edy Supriyanta menegaskan hal itu sudah diakomodir. Dengan kata lain, jumlah dewan pembina nanti sebanyak lima orang. Edy juga menegaskan jika saat ini sudah tak ada masalah terkait keuangan RSI Sultan Hadlirin. Sebab tiga rekening yang sebelumnya sempat dibekukan sudah dibuka lagi sehingga bisa digunakan untuk membiayai operasional rumah sakit. Termasuk membayar gaji dan insentif karyawan RSI Sultan Hadlirin.

“Kami komitmen persoalan ini segera diselesaikan. Kalau untuk pengurus dan pengawas rumah sakit memang belum tapi akan kami rampungkan. Tinggal nanti komposisinya dicari yang terbaik,” tandasnya.

Juru bicara RSI Sultan Hadlirin, Ahmad Fajar mengatakan, aksi itu digelar karena hasil proses mediasi terkait persoalan saling klaim pengurus sah RSI Sultan Hadlirin, yang menurutnya masih menyisakan sejumlah persoalan.

“Kami ingin mengawal agar hasil mediasi beberapa waktu lalu dilaksanakan sebagaimana mestinya,” katanya. (Petrus)