Dukung Pemulihan Ekonomi dan Imarahkan Ramadhan, Dua Ruas Jalan Dijadikan Lokasi Jual Pabukoan

Bukittinggi, Investigasi.news – Puasa tinggal sehari lagi yang pertama ditanyakan oleh warga tidak lain dimana tempat menjual “pabukoan” tahun ini?.

Termasuk di Kota Bukittinggi, moment menimba amal-ibadah juga linier dengan kesempatan bagi sebagian warga untuk mendapatkan uang masuk atau penghasilan baru.

Berjualan pabukoan memang tidak pula harus mengambil tempat tertentu, di halaman maupun teras rumah pun bisa dimanfaatkan.

Namun di luar itu, seperti Ramadhan sebelumnya, muncul lokasi yang dijadikan konsentrasi untuk berjualan pabukoan tersebut.

Tidak terkecuali memanfaatkan ruas jalan tertentu di dalam kota Bukittinggi . Ini tentu saja perlu mendapatkan semacam izin dari lembaga terkait, karena akan menutup arus lalulintas di ruas jalan tersebut

Untuk mendukung keamanan arus lalulintas, petugas Dinas Perhubungan Bukittinggi, Joni Feri.SP, akan membantu pengaturan lalulintas pada ruas jalan untuk dijadikan lokasi berjualan pabukoan, sudah masuk pada dua ruas jalan.

Ruas pertama, jelas Joni adalah di Jl.Batang Masang, Belakang balok, yang sudah menjadi tempat berjualan pabukoan sejak beberapa tahun lalu.

Selain itu yang juga dijadikan tempat berjualan pabukoan itu adalah jalan samping Toko Budiman menuju Tengahsawah, Jembatan Besi, Tarok Dipo.

Kedua ruas jalan tersebut menurut Joni tentu akan ditutup untuk kendaraan bermotor lewat menjelang sore.

Pemberian izin menurut Kadis Perhubungan merupakan kewenangan pihak kepolisian ,setelah melalui sejumlah pertimbangan baik secara agama, tradisi termasuk ekonomi

“Kalau dari sudut agama dan tradisi, sudah berjalan lama yang bernilai universal. Sedangkan secara ekonomi, apalagi setelah pandemi Covid 19, membutuhkan “recovery” untuk memulihkannya,” ulas Kadis Perhubungan.

Apalagi terkait dengan visi dan misi Walikota dan Wakil Walikota serta RPJMD tahun 2021-2026, yang memprioritaskan pemberdayaan pelaku UMKM di Bukittinggi.

(Pon)