Bunga Tinggi Dan Berlipat, Rentenir Cekik Leher Masyarakat. Awan Mera Minta Perhatian Polri

Medan Belawan, investigasi.news – Kelompok perkumpulan wartawan Aliansi Wartawan Medan Utara (Awan Mera) minta perhatian serius Polisi Republik Indonesia (Polri) atas tumbuh kembangnya rentenir penghisap darah masyarakat Senin (19/12/2022) pukul 11.30 Wib.

“Lemahnya ekonomi masyarakat selalu saja terjerat dengan rentenir. Bunga pinjaman uang tinggi dan berlipat. Dampaknya sangat buruk, diantaranya hilang pekerjaan tetap, ataupun tertahannya surat berharga lainnya. Untuk mengatasi penzoliman itu diharapkan perhatian khusus dari Polri”.

Demikian dikatakan ketua Aliansi Wartawan Medan Utara (Awan Mera), Nursidin AR melalui Sekretarisnya, Rahman, di Belawan.

Informasi yang kita terima dari masyarakat lanjut Rahman, pelaku rentenir menjerat sasarannya dengan surat perjanjian yang sifatnya tekanan. Karena butuh, mangsanya mengaminkan dan menandatangani perjanjian yang diajukan pelaku rentenir tersebut.

Berbagai surat penting menjadi jaminan, misalnya Surat Keterangan Tanah (SKT), ATM, Ijazah, KTP, KK, Kartu Jamsostek, bahkan kartu PKH juga berlaku untuk jaminan pinjaman. Parahnya lagi muncul oknum nakal yang dapat menciptakan surat keterangan tanah dengan cara memalsukan tanda tangan surat jual beli tanah. Peraktek kelompok ataupun orang perorangan berbau rentenir itu harus ditindak tegas, kata Rahman.

Sudiono (54) warga pasar 4 Rengas Pulau Medan Marelan di Belawan menceritakan kisahnya pada investigasi.news atas ditahannya Surat Keterangan Tanah Nomor 592.2/SKT/57/2017 miliknya.

“Saya pinjam uang Rp. 2 juta, bunganya Rp. 200 ribu per bulan dan agunannya surat tanah. Tapi ketika hendak saya tebus surat tanah saya itu, tidak bisa, ada aja alasannya, yang ada ribut. Saya berharap ada solusinya”, keluh Sudiono.

Sudiono berurusan pinjam meminjam sejumlah rupiah itu dengan perempuan berinisial BT warga yang tak jauh tinggalnya dengan Sudiono.

Belakangan dikabarkan, peraktek rentenir yang mencekik leher masyarakat itu berkembang di Kelurahan Mabar Kecamatan Medan Deli, Kelurahan Rengas Pulau Kecamatan Medan Marelan, dan di Kelurahan Kelurahan Sicanang Belawan Kecamatan Medan Belawan. (Man).