Harapkan Prestasi, Wako Padang Panjang Fadly Amran Serahkan SK 51 CPNS dan 27 PPPK

Padang Panjang, Investigasi.news – Wali Kota, H. Fadly Amran, BBA Datuak Paduko Malano menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepada 51 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan 27 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), Kamis (12/5) di Hall Lantai III Balai Kota.

Didampingi Wakil Wali Kota, Drs. Asrul dan Sekdako, Sonny Budaya Putra, A.P, M.Si, SK CPNS formasi tahun 2021 ini diserahkan secara simbolis kepada 15 orang tenaga kesehatan, 36 orang tenaga teknis, serta tiga orang dari Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD).

Sementara itu, SK PPPK diserahkan untuk formasi guru tahap I sebanyak 20 orang dan tahap II sebanyak tujuh orang.

Wako Fadly dalam sambutannya menyampaikan, agar Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mendapatkan SK tersebut dapat menjadi abdi negara yang berprestasi dan brilian serta selalu meng-upgrade dirinya.

“Tanamkan itu mulai dari hari pertama kerja. Memberikan pengaruh yang baik bagi lingkungan dan diri kita sendiri. Sehingga dapat meraih kebahagiaan dalam bekerja,” ujarnya.

Lebih lanjut, Fadly mengajak ASN tersebut mampu memahami visi misi Padang Panjang sebagai Kota Cerdas dan Berintegritas. Mereka hendaknya terus menggali pengalaman, melakukan hal-hal baru yang menjadi tantangan dan pemikiran untuk diselesaikan.

“Perkuat jati diri kita sebagai abdi negara. Yang tercantum dalam visi-misi, kita majukan bersama. Saya meyakini bapak dan ibu garda terdepan untuk itu. Banyak program pemerintah yang tidak dipahami masyarakat. Tanggung jawab kita sebagai abdi negara, menyampaikan kepada masyarakat, program yang dibuat oleh pemimpin saat ini,” jelasnya.

Kota Padang Panjang Kota Cerdas Berintegritas, sebut Wako, hendaknya betul-betul bersih dari KKN. “CPNS yang baru memiliki karir yang panjang, jangan memiliki pikiran hanya memperkaya diri sendiri,” sebutnya.

Fadly juga meminta, membulatkan tekad mengabdi kepada negara sesuai dengan UUD dan Pancasila. “Menjadi agen pemersatu, agen Pancasila, menjadikan negara kita ini terlepas dari ideologi yang tidak sesuai dengan pemerintahan kita,” tuturnya.

Acara tersebut turut dihadiri kepala dinas, dan pejabat terkait lainnya. (Km)