Berurusan Susah, Kalaksa BPBD Pasaman ITIL ?

Pasaman, investigasi.news – Pasca gempa bumi dahsyat melanda Kabupaten Pasaman pada 25 Februari 2022 lalu berbuntut panjang. Termasuk kinerja Kalaksa BPBD Pasaman Alim Bazar yang langsung jadi umpatan dan kekesalan banyak orang.

Entah tidak mampu bekerja atau memang tidak tahu dengan tugasnya, yang jelas selama masa tanggap darurat 14 hari, hingga satu bulan lebih pasca gempa bumi Pasaman, Alim Bazar terkesan ‘ilang-ilang timbul’ (itil), sulit dihubungi.

“Bila ingin koordinasi atau diwawancarai, alasannya banyak sekali. Lagi rapat lah, lagi sama bupatilah, atau bahkan tidak dia tanggapi sama sekali. Asli tidak jelas (ijal) Dia itu,” umpat wartawan yang kesal berurusan dengan Bazar.

Ditambahkan, bila memang Alim Bazar itu sibuk, tentu Dia sering terlihat beraktifitas di posko induk. Tapi bila dicari ke posko kantor camat Tigo Nagari, Kalaksa BPBD Pasaman itu susah ditemui, entah dimana menyuruk (baca; sembunyi).

“Apalagi bila ditanya soal uang bantuan yang masuk dari donatur untuk korban bencana gempa bumi Pasaman, maka akan gagap Dia dan langsung ‘cabut’ menghilang entah kemana,” ciloteh beberapa jurnalis.

Memang, beberapa stake holder dan instansi yang pernah yang terlibat aktif dalam penanganan bencana gempa bumi Pasaman, juga banyak mengungkapkan keluhan dan menyatakan kekesalan pada sikap acuh Kalaksa BPBD Pasaman Alim Bazar.

“Belakangan, setelah tahu kondisinya, kita tidak lagi mau koordinasi dan berurusan dengan Alim Bazar. Sebab, selain susah mencari dan menghubunginya, kalau pun sempat bertemu atau berkomunikasi, akan percuma juga, karena memang Dia banyak tidak tahunya,” ucap petugas posko penanggulangan bencana Pasaman.

Saat berita ini dikonfirmasikan kepada Kalaksa BPBD Pasaman Alim Bazar via WAnya +62 813-7492-7*** tak membalas hanya centang dua tanda biru sebagai bukti sudah dibaca. Dan berita ini ditayang sesuai kondisi lapangan. Tim