‘Bubar’ Bupati Dengan Masyarakat, “Tidak ada Alasan Putus Sekolah atau Tidak Berobat”

Pasaman, Investigasi.news – Tim Khusus Safari Ramadhan pimpinan Bupati Pasaman H. Benny Utama pada malam ke 18 Ramadhan, kembali dihiasi cuaca hujan lebat. Namun Masjid Raya Muara Manggung, Jorong VII Nagari Tanjuang Baringin Kecamatan Lubuksikaping, tetap saja dipenuhi jamaah untuk menunaikan sholat tarawih sembari menanti kedatangan pimpinan kebanggaan masyarakat Pasaman itu.

Tidak saja ramai oleh jemaah dewasa, namun anak-anak Nagari Tanjuang Baringan tak kalah banyak. Anak-anak itu sepertinya ingin bersua dan melapor langsung pada ‘Uwan’ (Kakek) mereka, Mak Kari Ibrahim H. BU Rajo Bunsu, Bupati Pasaman.

Acara ‘Bubar’ (Buka Puasa Bareng) Tim Safari Ramadhan Pemkab Pasaman bersama kaum ibu, remaja putri, para pemuda dan Ninik Mamak serta pemuka masyarakat di Masjid Raya Muara Manggung, berjalan begitu akrab dan familyar.

Tidak ada ‘sekat’ antara kepala daerah, kepala OPD, Pimpinan Bank, Direktur Rumah Sakit, dengan masyarakat maupun anak-anak. Malah anak-anak lebih dominan berkomunikasi dengan Uwan Bupatinya.

“Puaso wak cukuik Wan, alun ado lapeh lai. Nan kawan wak cukuik lo puaso e nyo, tapi satangah hari,,” begitu kira-kira dialog anak-anak Muara Manggung saat melapor ke Bupati Pasaman.

Alhasil, seluruh anak-anak yang melaporkan ibadah puasanya cukup itu, langsung menerima ‘reward’ dari Uwan Bupati mereka.

Empat ‘request’ yang disampaikan tokoh masyarakat Jum Aliman kepada Bupati dalam sambutanya, seluruhnya terkabul. Baik soal renovasi masjid, jembatan gantung ke lokasi lahan kelompok tani HKM (Hutan Kemasyarakatan), rehab MDA yang bocor dan pengaspalan jalan Bukik Sariak, menuju lokasi Tower Telkom.

Melalui pantun, pemuka masyarakat mengakui, sejak kepemimpinan Haji Benny Utama, sangat banyak pembangunan yang dirasakan oleh masyarakat, dan masyarakat merasa diurus oleh pemerintahnya.

Bupati H.Benny Utama usai shalat tarwih dalam ceramah familyarnya menjelaskan bahwa safari ramadhan yang dilaksanakan Pemkab Pasaman tahun 1443 H ini, terbagi delapan tim yang diterjunkan ke 41 masjid, ‘plus’ 2 tim khusus yang dipimpin langsung Bupati Pasaman.

“Selain bersilaturahmi, juga ingin menyerap informasi langsung dari masyarakat, serta menyampaikan berbagai program pembangunan yang sedang dan akan dilaksanakan pemerintah Kabupaten Pasaman,” jelas bupati.

Kepada masyarakat bupati berpesan, agar jangan ada lagi anak-anak Pasaman yang putus sekolah, karena pemerintah daerah sudah memjamin pendidikan seluruh warga Pasaman melalui program pendidikan gratis, ditambah bea siswa bagi mahasiswa berprestasi dari kalangan keluarga kurang mampu.

Begitu pula soal Kesehatan warga, juga tidak ada alasan bagi masyarakat untuk tidak berobat jika sakit. Karena mulai tahun anggaran tahun 2022, pemerintah Kabupaten Pasaman sudah mengasuransikan seluruh jiwa masyarakatnya melalui program asuransi kesehatan senilai Rp. 56 milyar ke BPJS, didukung program pendekatan pelayanan melalui program satu jorong satu polindes di 225 kejorongan yang ada di Kabupaten Pasaman.

Terakhir, sebelum tausyiah agama disampaikan dengan apik oleh Ustad Fauzi, bupati menyerahkan bantuan pembangunan masjid sebesar Rp. 20 juta, ditambah masing-masing Satu juta rupiah dari Bank Nagari dan BRI Lubuk Sikaping.

Ketua BAZNAS Pasaman H. Asnil M, SE. MM turut menyerahkan bantuan uang untuk para mustahik di Muara Manggung, serta Alquran dari Kemenag Pasaman.

Tim Khusus Safari Ramadhan tersebut, diikuti hampir seluruh kepala OPD Pemkab Pasaman dan dihadiri lengkap Forkopimca Kecamatan Lubuksikaping, wali nagari dan para jorong se Kenagarian Tanjuang Baringin. Ris