Terkait Penyakit Mulut Dan Kuku Yang Mewabah, Dinas Ketahanan Pangan Pertanian Dan Perikanan Kota Sawahlunto Lakukan Monitoring

Sawahlunto.Investigasi.News – Tengah merebaknya penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada sapi yang terjadi dibeberapa daerah di Indonesia, membuat Pemerintah Kota Sawahlunto melalui dinas terkait melakukan berbagai upaya, agar penyakit mulut dan kuku pada hewan sapi tersebut agar tidak merebak juga di Kota Sawahlunto.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan kota Sawahlunto melalui Bidang Kesehatan Hewan telah melakukan berbagai upaya, salah satunya melakukan monitoring ke salah datu rumah potong hewan yang berlokasi di Air dingin Kecamatan lembah segar Kota Sawahlunto. Hal tersebut dibenarkan Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan Kota Sawahlunto, Veri Oktafiandris ketika dihubungi Investigasi.News hari ini, Kamis, (19/5).

” monitoring ke salah satu rumah pemotongan hewan di Sawahlunto telah kita lakukan, dan dalam hal ini kita juga melibatkan polsek Kota Sawahlunto, dan dari monitoring yang kita lakukan pada tanggal 17 Mei 2022 tersebut, tidak ditemukan hewan yang terjangkit”, paparnya menjelaskan.

Veri menjelaskan lebih lanjut, selain monitoring ke rumah potong hewan, pihaknya juga melakukan Sosialisasi tatap muka dan sosialisasi melalui media keseluruh stage holder.

Selain itu, nantinya juga akan ada monitoring dari petugas, ke kandang – kandang ternak, terutama dalam persiapan Qurban. Dan khusus untuk Sumatera Barat, Veri menambahkan, saat ini sudah tidak ada izin pemasukan ternak dari luar propinsi, guna mengantisipasi penyakit mulut dan kuku tersebut, pungkasnya. (Yoa)