Bupati Benny Dwifa Lantik Puluhan Pejabat di Pemkab Sijunjung

Sijunjung, Investigasi.news – Untuk mempercepat pembangunan daerah ke arah yang lebih baik, Bupati Sijunjung Benny Dwifa Yuswir kembali melantik dan mengambil sumpah jabatan terhadap 67 orang pejabat di Lingkup Pemerintah Kabupaten Sijunjung.

Acara sakral yang dilaksanakan pada bulan suci ramadhan itu digelar di Balairung Kantor Bupati setempat dengan mematuhi protokol Covid-19, Kamis (28/4/22).

Hadir kesempatan itu, Wakil Bupati Sijunjung, Iraddatillah, Ketua TP PKK, Ny. Riri Benny Dwifa, Ketua GOW, Ny. Dona Iraddatillah, Sekretaris Daerah, Zefnihan, Staf Ahli Bupati, Kepala OPD serta Camat se-Kabupaten Sijunjung.

Adapun 67 pejabat itu terdiri dari enam pejabat pimpinan tinggi pratama, 32 pejabat administrator, 26 pejabat pengawas dan tiga jabatan kepala unit Puskesmas.

Sesuai SK Bupati Sijunjung pejabat pimpinan pertama itu yakni Aprizal menjabat sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat pada Sekretariat Daerah, Muhadiris menjabat sebagai Asisten Perekonomian dan Pembangunan pada Sekretariat Daerah, Puji Basuki menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

Kemudian, Bobby Roespandi menjabat sebagai Kepala Dinas Perhubungan, Arif Meigayanto menjabat sebagai Kepala Dinas Perkim LH dan Yuni Elviza menjabat sebagai Kepala Bapppeda Kabupaten Sijunjung.

Dalam arahannya, Bupati Benny Dwifa mengucapkan selamat kepada pejabat yang baru saja dilantik.

“Selamat atas jabatan baru yang bapak ibu emban sekarang, mudah-mudahan ini dapat memperlancar berjalannya roda pemerintahan,” ungkapnya.

Dikatakan Bupati, didalam suatu organisasi mutasi dan rotasi merupakan hal yang wajar dan lumbra.

“Mutasi ini bukan hal yang luar biasa. Pada suatu organisasi pergantian atau pergeseran bahkan pertukanpun itu pasti akan terjadi demi kelancaran organisasi khusus kita di pemerintah daerah,” terangnya.

Ia mengakui setiap akan melakukan mutasi pasti ada saja yang menelpon untuk mengintervensi. Yakin dan percaya kami bersama Wabup tidak akan terpengaruh akan hal itu.

“Bapak ibu sekalian tidak usa mencari swaka atau perlindungan untuk mendapatkan sebuah jabatan, cukup lihatkan kinerja bapak ibu secara optimal,” tegasnya.

Disampaikan Benny, tuntutan kerja masih banyak. “Dengan keterbatasan hari ini. Khusus kita sebagai pelayanan masyarakat dan abdi masyarakat berikanlah yang terbaik kepada masyarakat disektor masing-masing organisasi,” sebutnya.

Secara bertahap kata orang nomor satu di ranah lansek manih itu, eselon III dan IV akan dikumpulkan kembali terkait capaian target kinerja.

“Bagi pejabat yang tidak tercapai target kinerja silahkan buat surat pengunduran diri bahwa tidak mampu mengemban tugas dan amanah yang diberikan,” bebernya.

Disebut Benny, sudah cukup rasanya bapak ibu sekalian pada posisi nyaman, tidak adalagi cerita untuk main-main dalam menjalankan tugas dan fungsi.

“Ini bukan pekerjaan sektor masing-masing. Ini merupakan pekerjaan dan tanggung jawab kita semua. Kita butuh kolaborasi, kerjasama dan pastinya kita dituntut untuk berinovasi dengan segala keterbatasan. Mari bekerja keras dan bekerja tuntas,” pungkasnya. (Arp/Mc)