Gelar Prosesi Khatib Ramadhan Setelah Puasa Enam Bulan Syawal, Wabup Sijunjung : Nagari Aie Angek Kental Adat Dan Agamanya

Sijunjung, Investigasi.news – Nagari Aie Angek Kecamatan Sijunjung menggelar prosesi adat kegiatan khatib ramadhan “Katik” yang berlangsung di Rumah Gadang kaum Suku Melayu, Selasa (10/5/22).

Prosesi ini rutin dilaksanakan setiap tahun di kenagarian Aie Angek setelah lebaran atau puasa enam dibulan syawal.

Dalam laporan panitia, Nopebri Harianto mengatakan terlaksananya acara Khatib Ramadhan tersebut merupakan dana dari sumbangan Anggota DPRD Sijunjung, warga dan perantau Aie Angek serta tokoh masyarakat dan mamak suku melayu.

“Alhamdulillah, total sumbangan yang terkumpul untuk pelaksanaan prosesi ini sebesar Rp20 juta,” katanya.

Kemudian, Wali Nagari Aie Angek, Asrial menyebut tujuan dari pada kegiatan itu untuk memilih seorang khatib.

“Artinya memilih khatib ini agar dapat membina spiritualitas dan inspirasi bagi masyarakat yang nantinya menjadi khatib di Masjid Akbar Nagari Aie Angek,” ungkapnya.

Dikatakan Asrial, masa jabatan khatib itu selama tiga tahun dan tahun ini merupakan tahun terakhir.

“Karena tahun ini terakhir khatib menjabat, sehingga acaranya sangat meriah dengan baarak dari simpang kantor wali hingga rumah gadang suku Melayu, sebab, khatib periode ini dijabat oleh Akmal dari kaum melayu,” jelas Asrial.

“Untuk tahun besok hingga tiga tahun kedepannya insyallah dari kaum Suku Piliang, karena satu kali tiga tahun jabatan khatib bergulir pada setiap suku yang ada di Nagari Aie Angek,” sambungnya.

Sementara, Wakil Bupati Sijunjung Iraddatillah mengapresiasi dengan perhelatan yang diselenggarakan warga masyarakat Nagari Aie Angek.

“Ini merupakan kegiatan yang sangat baik dilakukan oleh Nagari Aie Angek, karena ini bentuk bukti nyata akan kentalnya adat maupun agama di Nagari Aie Angek, mari kita pertahankan untuk kedepan,” ungkapnya.

Ia berharap dengan adanya kegiatan seperti itu dapat meningkatkan silaturahmi antar sesama masyarakat baik yang ada di kampung maupun para perantau yang pulang.

“Kalau silaturahmi terjalin dengan baik maka persatuan dan kesatuan akan terbentuk pula dan itulah modal utama kita untuk membawa percepatan pembangunan Nagari Aie Angek umumnya di Kabupaten Sijunjung,” sebutnya.

“Diharapkan juga para perantau didaerah ini dapat memberikan kontribusi untuk nagari dan saling bekerjasama antara masyarakat perantau dengan yang berdomisili dikampung, sehingga dapat memajukan daerah khususnya Nagari Aie Angek,” pungkasnya.

Diakhir sambutan, Wabup juga memberikan sumbangan untuk prosesi Khatib Ramadhan itu sebesar Rp. 1.500.000,-.

Kemudian, acara dilanjutkan dengan penampilan kesenian anak mudo yaitu silek dari anak Nagari Aie Angek dan sebelum naik rumah gadang juga di lanjutkan dengan pantun adat. (Arp/Mc).