Lubuk Basung — Di tengah upaya pemulihan pascabencana alam yang melanda Kabupaten Agam dalam sebulan terakhir, dukungan dan kepedulian dari daerah lain terus berdatangan. Salah satunya datang dari Pemerintah Kabupaten Lampung Barat yang menyalurkan bantuan sosial bagi masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Agam.
Bantuan tersebut tiba pada Rabu, 31 Desember 2025, sekitar pukul 17.30 WIB, dan diserahkan secara resmi di Rumah Dinas Bupati Agam. Rombongan Pemkab Lampung Barat disambut langsung oleh Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Agam, Rahmad Lasmono, bersama Kepala Bidang Pengawasan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Agam.
Selanjutnya, rombongan yang dipimpin Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lampung Barat, Aliyurdin, menyampaikan maksud dan tujuan kedatangan mereka ke Kabupaten Agam. Dalam kesempatan itu, Aliyurdin menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan penyaluran bantuan.
“Kami mohon maaf baru bisa sampai hari ini ke Kabupaten Agam. Namun demikian, kami berharap bantuan yang kami bawa dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana, khususnya saudara-saudara kita yang masih berada di pengungsian,” ujar Aliyurdin.
Sementara itu, Bupati Agam Benni Warlis, yang hadir bersama unsur Forkopimda, kepala OPD, serta sejumlah instansi terkait, menyambut baik kedatangan rombongan Pemkab Lampung Barat. Ia menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas perhatian serta kepedulian yang diberikan.
“Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat kami. Lebih dari sekadar bantuan logistik, kehadiran Pemerintah Kabupaten Lampung Barat menjadi bukti nyata kuatnya solidaritas dan kebersamaan antar daerah dalam menghadapi musibah,” ungkap Benni Warlis.
Lebih lanjut, Bupati Agam menegaskan bahwa bantuan tersebut akan dimanfaatkan secara optimal dan disalurkan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan, sesuai dengan data dan kondisi di lapangan.
Sejalan dengan itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Agam, Villa Erdi, menjelaskan bahwa pihaknya bersama OPD terkait telah menyiapkan mekanisme pendistribusian bantuan agar berjalan tepat sasaran.
“Kami telah melakukan pendataan terhadap kebutuhan pengungsi. Bantuan dari Pemkab Lampung Barat ini akan segera kami distribusikan secara terkoordinasi, sehingga manfaatnya bisa langsung dirasakan oleh masyarakat terdampak,” jelas Villa Erdi.
Selain itu, ia menambahkan bahwa sinergi antar pemerintah daerah sangat membantu percepatan penanganan pascabencana, baik dari sisi pemenuhan kebutuhan dasar maupun pemulihan sosial masyarakat.
Setelah prosesi penyerahan bantuan, sebelum kembali ke Lampung, rombongan Pemkab Lampung Barat turut mengikuti kegiatan muhasabah bersama Pemerintah Kabupaten Agam. Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid Agung Nurul Falah Lubuk Basung pada Rabu malam.
Muhasabah ini digelar sebagai bentuk refleksi diri dan doa bersama atas rangkaian bencana alam yang melanda Kabupaten Agam. Kegiatan dipimpin langsung oleh Bupati Agam dan diikuti Ketua DPRD Agam Ilham, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Agam Thomas Febria, unsur Forkopimda, pimpinan OPD, ASN, serta jemaah masjid dan masyarakat sekitar.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Agam mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan musibah sebagai momentum memperkuat keimanan, kebersamaan, serta kepedulian sosial.
“Musibah ini hendaknya menjadi pengingat bagi kita semua untuk semakin mempererat persaudaraan, meningkatkan kepedulian, dan bersama-sama bangkit membangun Agam yang lebih tangguh,” tutup Benni Warlis.
Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, Pemerintah Kabupaten Agam optimistis proses pemulihan pascabencana dapat berjalan lebih cepat, sekaligus memperkuat semangat gotong royong di tengah masyarakat.
Daji








