Penikaman Brutal di Manokwari, Polisi Disorot: Pelaku Belum Ditangkap, Warga Turun ke Jalan

More articles

Manokwari — Kasus penikaman brutal yang menewaskan seorang pemuda berinisial YIM di Kabupaten Manokwari memicu kemarahan publik. Hingga kini, pelaku belum juga ditangkap, sementara tekanan terhadap aparat kepolisian terus meningkat.

Peristiwa berdarah itu terjadi usai acara muda-mudi. Korban yang sempat terlihat berjoget, tiba-tiba berlari keluar dengan luka parah di leher dan tubuh bersimbah darah. Tak lama kemudian, YIM ditemukan tewas di sekitar area masjid, tepat di samping Mako Paskarkan, Manokwari.

Kematian korban secara tragis di ruang publik langsung menyulut emosi warga. Massa sempat turun ke jalan dan melakukan aksi pembakaran ban sebagai bentuk protes, menuntut pelaku segera ditangkap.

Kapolsek Sanggeng Manokwari Barat, AKP Hanny, membenarkan adanya aksi tersebut dan mengatakan situasi telah dikendalikan aparat.

“Sudah kami bubarkan. Tadi sempat ada pembakaran ban,” ujarnya.

Namun pernyataan itu belum mampu meredam kemarahan masyarakat. Warga menilai penanganan kasus ini belum menunjukkan perkembangan signifikan, padahal peristiwa pembunuhan terjadi secara terbuka dan disaksikan banyak orang.

Desakan pun mengarah ke Polres Manokwari agar segera bertindak cepat dan transparan dalam mengungkap pelaku.

Di sisi lain, keluarga korban yang masih berduka hanya menyuarakan satu tuntutan: keadilan. Mereka berharap pelaku segera ditangkap dan diproses hukum tanpa penundaan.

Jika kasus ini terus berlarut tanpa kejelasan, bukan hanya kepercayaan publik yang tergerus, tetapi juga berpotensi memicu ketegangan sosial yang lebih luas di Manokwari.

Kasus ini menjadi ujian nyata bagi aparat penegak hukum: apakah mampu menjawab tuntutan publik, atau justru membiarkan kemarahan warga terus membesar. jhonsa

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest