Pidie Jaya, Investigasi.News – Di tengah citra pemerintahan yang tampak solid dan berjalan normal, sebuah fakta mengejutkan justru mencuat dari dalam tubuh Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya: Wakil Bupati mengaku “tidak pernah diberi peran” sejak hari pertama menjabat.
Pemerintahan Kabupaten Pidie Jaya di bawah komando H. Sibral Malasyi, MA bersama Wakil Bupati Hasan Basri, ST, MM, secara kasat mata terlihat harmonis. Bahkan, dalam berbagai momentum penting—termasuk penanganan pasca banjir bandang—pemerintahan dinilai berjalan tanpa gejolak berarti.
Namun di balik stabilitas tersebut, muncul tanda tanya besar. Dalam berbagai agenda strategis pemerintahan, sosok Wakil Bupati nyaris tak pernah terlihat. Publik pun mulai bertanya: ke mana Wakil Bupati? Mengapa hanya Bupati yang selalu tampil?
Hasil penelusuran Investigasi.News mengungkap fakta lain. Wakil Bupati Hasan Basri menyatakan bahwa dirinya tidak pernah menerima pendelegasian kewenangan sejak dilantik pada 18 Februari 2025 hingga hari ini, Rabu (1/4/2026).
Pernyataan itu bahkan dituangkan secara resmi dalam surat tertanggal 27 Maret 2026. Dalam surat tersebut, ia menegaskan tidak adanya pelimpahan tugas sebagaimana diamanatkan oleh undang-undang.
“Saya sangat kecewa. Sampai hari ini tidak ada pelimpahan tugas yang diberikan kepada saya sesuai amanat undang-undang. Saya bertanya-tanya, apakah saya dianggap tidak mampu atau ada alasan lain,” ungkapnya.
Hasan Basri yang juga merupakan politikus Partai Amanat Nasional (PAN) menyebut kondisi ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut. Ia mengaku telah melaporkan persoalan tersebut ke jajaran partai di tingkat DPP dan DPD.
“Sudah saya laporkan. Kita tunggu arahan yang jelas. Kita satu komando, tegak lurus,” tegasnya.
Situasi ini membuka ruang spekulasi publik terkait dinamika internal kepemimpinan di Pidie Jaya. Ketidakhadiran Wakil Bupati dalam panggung pemerintahan bukan lagi sekadar isu kehadiran, melainkan menyangkut fungsi, kewenangan, dan tata kelola kekuasaan yang patut dipertanyakan.
Lupa nambah dikit buk.
Terkait hal tersebut Kontributor Investigasi belum berhasil mendapatkan tanggapan dari Bupati walau sudah beberapa kali dihubungi.
( Herry )
















