MALANG | investigasi.news – Kegiatan Green Charity 4.0 dilaksanakan pada 1 November 2025 dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda,Hari Menanam Pohon Nasional, dan International Climate Action Day 2025.
Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari Green Charity 3.0 yang sebelumnya dilaksanakan di TPA Randuagung, Kabupaten Malang. Fokus utama kegiatan Green Charity 4.0 adalah penyelesaian penanaman bibit pohon dan kegiatan sosial bagi masyarakat sekitar.
Kepala pelaksana kegiatan,Letnan Kolonel Arm Fauzi Raspati Al’ansyori, S.Sos, selaku Komandan Batalyon Armed 1/AY/2/2 Kostrad, menjelaskan bahwa kegiatan ini menuntaskan penanaman 750 bibit tanaman bantuan dari PT Bentoel. Sebanyak 50 bibit telah ditanam pada kegiatan Green Charity 3.0, sementara 700 bibit sisanya ditanam pada Green Charity 4.0, yang pelaksanaannya bertepatan dengan musim penghujan.
Selain itu, kegiatan juga mendapatkan tambahan 30 bibit tanaman dari komunitas Alamku Hijau sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pelestarian lingkungan di kawasan TPA Randuagung.
> “Green Charity bukan hanya kegiatan menanam pohon, tetapi juga bentuk nyata kolaborasi lintas pihak dalam menjaga bumi dan menumbuhkan kepedulian sosial,” ujar Letkol Arm Fauzi Raspati Al’ansyori.
Penanaman pohon dilakukan secara kolaboratif antara TNI (Yonarmed 1 Kostrad),Baskomnas,Alamku Hijau, Alliance for Water Stewardship (AWS), masyarakat,Tim Peduli,PT Bentoel,dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Malang.
Berbeda dari pelaksanaan sebelumnya, Green Charity 4.0 juga dirangkaikan dengan Apel Hijau dan Deklarasi Gerakan Kesadaran Alamku Hijau yang diikuti oleh sekitar 100 peserta. Selain itu, kegiatan ini turut diisi dengan pemberian santunan kepada 20 warga sekitar melalui Tim Peduli.
Kegiatan Green Charity 4.0 diharapkan dapat memperkuat semangat gotong royong serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pelestarian lingkungan dan kepedulian sosial di wilayah Kabupaten Malang.
Guh






