Taliabu, Investigasi.news – Pengurus Partai Golkar Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara, menunjukkan sikap legowo usai hasil Pilkada Taliabu diumumkan. Mereka mengakui hasil hitung cepat yang memenangkan pasangan nomor urut satu.
Golkar adalah partai pengusung pasangan nomor urut dua, Citra Puspasari Mus dan La Utu Ahmadi. Namun, mereka terlebih dahulu menerima kekalahan dalam Pilkada ini. Sikap tersebut disampaikan melalui konferensi pers yang digelar beberapa waktu lalu.
Ketua DPD II Golkar Taliabu, Aliong Mus, yang juga Bupati aktif Taliabu, menyatakan bahwa pasangan Sashabila Mus dan La Ode Yasir unggul jauh dalam perhitungan cepat Golkar maupun data KPU.
“Golkar mengakui kemenangan pasangan nomor urut satu. Pilkada Taliabu telah selesai. Jika partai lain ingin melanjutkan proses, itu hak mereka,” ujar Aliong Mus, menegaskan sikap final Golkar terhadap hasil Pilkada.
Ia juga menambahkan, KPU Taliabu memastikan Pilkada berjalan aman dan lancar. Tidak ada masalah signifikan yang terdeteksi di tingkat bawah, sehingga potensi pemungutan suara ulang (PSU) dianggap tidak ada.
Partai Golkar sebelumnya menjadi andalan pasangan nomor urut dua, mengingat capaian suara legislatif yang dominan. Namun, strategi itu belum cukup untuk memenangkan pasangan Citra Puspasari Mus dan La Utu Ahmadi.
Sementara itu, kemenangan pasangan Sashabila Mus dan La Ode Yasir menjadi bukti bahwa masyarakat Taliabu semakin dewasa dalam memilih. Ketua Demokrat Taliabu, Taufik Toib Koten, menyebut kemenangan tersebut bebas dari praktik politik uang.
Pasangan Sashabila Mus dan La Ode Yasir diusung partai koalisi kecil seperti PKN, PKS, Demokrat, Nasdem, dan Hanura. Meskipun perolehan kursi mereka terbatas, kerja sama efektif berhasil membawa mereka meraih kemenangan.
(Redaksi)


















