Malut, Investigasi.news — Konferensi PGRI Kabupaten Kepulauan Sula dengan tema “Sinergisitas PGRI Menuju Indonesia Emas” yang digelar selama dua hari, 2–3 September 2025, resmi berakhir dengan menetapkan Arizal Buamona sebagai Ketua PGRI Sula periode 2025–2030. Konferensi yang berlangsung di Aula SMAN 1 Kepulauan Sula berjalan lancar, demokratis, dan penuh kebersamaan.
Arizal terpilih secara aklamasi setelah forum menilai hanya dirinya yang maju sebagai calon Ketua PGRI. Penetapan tersebut disahkan langsung oleh forum konferensi, sebelum kemudian dilakukan pelantikan oleh Pengurus PGRI Provinsi Maluku Utara.
Usai pelantikan, Arizal langsung bergerak dengan melaksanakan Sosialisasi Pembelajaran Mendalam menggunakan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) berbasis Artificial Intelligence (AI). Program ini disebut sebagai salah satu prioritas PGRI Sula untuk meningkatkan kompetensi guru di era transformasi digital.
“Setelah dilantik, kami langsung menjalankan program prioritas, salah satunya penyusunan RPP menggunakan AI. Ini penting agar guru lebih siap menghadapi tantangan pembelajaran di era digital,” ujar Arizal (3/9).
Empat Program Prioritas PGRI Sula
Dalam kepemimpinannya, Arizal menegaskan empat program strategis yang akan menjadi fokus kerja PGRI Sula lima tahun ke depan, yaitu:
- Meningkatkan kompetensi guru melalui pelatihan, workshop, dan kegiatan ilmiah.
- Memperjuangkan peningkatan kesejahteraan serta penghargaan bagi tenaga pendidik.
- Memperkuat solidaritas dan kebersamaan antaranggota PGRI.
- Menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan pendidikan yang berkualitas dan merata.
Menurut Arizal, PGRI bukan hanya wadah organisasi profesi, tetapi juga mitra pemerintah dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan.
“Kompetensi profesional guru sangat berpengaruh pada kesejahteraan. Sertifikasi guru sebagaimana diamanatkan UU No. 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen adalah salah satu bentuk pengakuan itu,” tegasnya.
Arizal yang dikenal lama berkecimpung di dunia pendidikan Maluku Utara ini menegaskan bahwa kekuatan utama PGRI ada pada soliditas pengurus dan anggota.
“Saya pastikan kepengurusan ini diisi oleh SDM yang mumpuni agar roda organisasi berjalan baik. Dengan kebersamaan, PGRI Sula akan menjadi rumah besar bagi seluruh tenaga pendidik,” pungkasnya.
RL












