RCCC Universitas Indonesia Bersama Universitas Hang Tuah Pekanbaru Adakan Work Shop Lintas Sektor Bahas, Integrasi Data Kualitas Udara Dan Dampak Kesehatan 

More articles

Pekanbaru. Investigasi.news – Upaya meningkatkan kesiapsiagaan terhadap resiko kesehatan akibat polusi udara diwujudkan melalui penyelenggaraan Work Shop Lintas sektor. Integrasi data kualitas udara dan dampak kesehatan untuk membangun sistem peringatan dini, yang berlangsung di Aryaduta Hotel Pekanbaru, Riau. Rabu 3-12-2025.

Kegiatan ini merupakan kolaborasi tiga sektor penting yaitu program pasca sarjana Universitas Hang Tuah Pekanbaru Ilmu Kesehatan Masyarakat dan Research Center for Elimate Change Universitas Indonesia ( RCCC- UI) bersama Fakultas kesehatan masyarakat UI, serta Viriyis ENB ( yayasan Indonesia Raya Emisi Nol Bersih).

Ketua RCCC Universitas Indonesia Prof. Budi Haryanto dalam pembukaannya menyebut “Work Shop ini membahas pentingnya integrasi data kualitas udara dengan informasi kesehatan masyarakat sebagai dasar membangun sistem peringatan dini yang efektif, kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat strategi mitigasi dan adaptasi terhadap dampak polusi udara terutama didaerah rawan seperti Riau”.

Acara tersebut dibuka oleh Rektor Universitas Hang Tuah Pekanbaru, Prof. Syafrani. M.Si. diwakili direktur pasca sarjana UHTP. Dr. Jasrida Yunita. SKM. M.Kes, mengatakan kami dari program pasca sarjana UHTP dari ilmu kesehatan masyarakat bekerja sama atau sebagai mitra RCCC universitas Indonesia. Melaksanakan program ini, berkolaborasi tiga sektor, UHTP Pekanbaru dan RCCC-UI serta Viriyis ENB ( yayasan Indonesia Raya Emisi Nol Bersih).

Direktur Pasca Sarjana UHTP Dr.Jasrida Yunita.M.Kes membuka acara workshop

Selanjutnya kata Jasrida Yunita. Dengan adanya sinergi ini, kerjasama Pasca Sarjana UHTP dengan semua sektor didukung oleh RCCC UI diharapkan lahir inovasi dan langkah strategis yang dapat mendukung pembangunan sistem peringatan dini kualitas udara yang terintegrasi dan responsif di Indonesia terutama di Riau. Sejalan Tridharma perguruan tinggi kerjasama lintas sektor, sebutnya.

Foto bersama panita pelaksana workshop dari RCCC-UI dan UHTP beserta Dinkes Kota Pekanbaru

Ditambahkan, kegiatan ini, diikuti oleh 25 peserta dan 6 Nara sumber, sedangkan utusan dari Universitas Hang Tuah Pekanbaru sebanyak empat orang dosen pasca sarjana Universitas Hang Tuah Pekanbaru yaitu. Direktur pasca sarjana UHTP Dr. Jasrida Yunita. SKM. M. Kes. Dr. Emy Leonita. SKM. MPH. Dr. Herniwanti. S.Pd kim. MS.serta Dr. drg. Oktavia Dewi. M.Kes. tutup Jasrida Yunita.

Sedangkan, Nara sumber kegiatan dari RCCC-UI. Prof. Budi Haryanto, mempresentasikan research progres, “analisis dampak kebijakan peningkatan standar kualitas bahan bakar minyak pada aspek kesehatan”.

Selanjutnya kepala UPT BMKG Pekanbaru sta klim kelas IV Riau, Burhanudin. S.Tr. M.Si. mempresentasikan “pemantauan kualitas udara ( PM2.5, PM 10, NO2, SO2) dan dari kepala BPBD Pekanbaru, Oktovianus Nahuway. SH. Dengan mempersentasikan “tren karhutla di Pekanbaru”.

Foto bersama peserta workshop lintas sektor

Sedangkan dari Dinas kesehatan Lingkungan kota Pekanbaru kamaratih laksminardi. S.Si, dengan mempersentasikan “tren bulanan para meter kualitas udara”. Dan nara sumber selanjutnya kepala Dinas Kesehatan kota Pekanbaru,juga mempersentasikan tentang ‘tren penyakit dan kematian akibat 12 penyakit polusi udara ( ICD-10) di kota Pekanbaru dan seterusnya kepala BPJS kesehatan Pekanbaru Riau, dr. Delila Melati, mempersentasikan “tren beban biaya pengobatan 12 penyakit akibat polusi udara yang ditanggung pemerintah di Pekanbaru.

Komitmen Lintas Sektor “Melalui kegiatan ini, seluruh pihak menyatakan komitmen memperkuat integrasi data dan memperbaiki sistem deteksi dini kualitas udara di Indonesia, khususnya di Provinsi Riau yang kerap terdampak polusi dan kabut asap”. “Workshop ini diharapkan menjadi pondasi lahirnya kebijakan dan inovasi baru yang lebih efektif dalam melindungi kesehatan masyarakat dari paparan polusi udara”.

Yuridis

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest