Wabup Malang Jajaki Sinergi dengan HKTI Pusat, Kawal Program Pertanian Nasional di Kabupaten Malang

More articles

Jakarta — Wakil Bupati Malang, Hj. Lathifah Shohib, melakukan pertemuan strategis dengan Sekretaris Jenderal Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), Abdul Kadir Karding, di Jakarta, Rabu (4/2/2026). Pertemuan ini membahas penguatan sinergi antara Pemerintah Kabupaten Malang dan HKTI Pusat dalam mengawal serta menyukseskan program-program pertanian nasional di wilayah Kabupaten Malang.

Dalam pertemuan tersebut, Wakil Bupati yang akrab disapa Bu Nyai Lathifah menegaskan pentingnya peran HKTI Pusat dalam memastikan keberlanjutan dan ketepatan sasaran berbagai program pertanian nasional yang telah diproyeksikan untuk Kabupaten Malang. Hal ini dinilai krusial agar program yang telah dirancang tidak bergeser ke daerah lain akibat minimnya pengawalan dari tingkat pusat.

“Kami mengajak HKTI Pusat untuk turut mengawal beberapa program pertanian nasional di Kabupaten Malang. Tanpa adanya pengawalan yang kuat, terkadang program yang sudah ditetapkan bisa bergeser ke daerah lain. Inilah urgensi kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Malang dan HKTI Pusat,” ujar Lathifah.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Jenderal HKTI, Abdul Kadir Karding, menyambut baik ajakan kolaborasi tersebut dan menyatakan komitmennya untuk bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Malang. Ia menegaskan kesiapan HKTI dalam mendukung dan mengawal program hilirisasi pertanian nasional di daerah.

“Kami siap mengawal dan mensupport program hilirisasi pertanian nasional untuk Kabupaten Malang. Apalagi Bu Wabup merupakan Bu Nyai sekaligus kolega lama saya,” ujar Abdul Kadir Karding, yang akrab disapa AKK.

Pada tahap awal, HKTI Pusat bersama Pemerintah Kabupaten Malang akan memfokuskan kerja sama pada hilirisasi padi sukma dan kelapa, yang menjadi komoditas unggulan di Kabupaten Malang. Ke depan, program tersebut akan dilengkapi dengan pembinaan bagi petani serta kehadiran pabrik maupun investor di wilayah sentra produksi padi dan kelapa.

“Ke depan akan ada pembinaan berkelanjutan, sekaligus menghadirkan pabrik atau investor langsung di wilayah sentra produksi padi dan kelapa di Kabupaten Malang,” pungkas AKK.

Sinergi ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan nilai tambah hasil pertanian, serta mendorong kesejahteraan petani di Kabupaten Malang secara berkelanjutan.

Guh

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest