Pantang Surut Meski Berpuasa, Warga Cikuya Bahu-Membahu Distribusikan Toren Air TMMD untuk Fasilitas Ibadah

More articles

BREBES – Semangat pengabdian dan ibadah menyatu erat dalam pelaksanaan TMMD Reguler ke-127 Kodim 0713/Brebes di Desa Cikuya, Kecamatan Banjarharjo. Memasuki hari-hari awal bulan suci, pendistribusian sarana air bersih berupa toren (tangki air) untuk keperluan Mandi, Cuci, Kakus (MCK) mulai dilaksanakan secara intensif, Kamis (05/03/2026).

Salah satu titik fokus pendistribusian hari ini menyasar Mushola Al-Badriah yang terletak di Dukuh Kopi. Fasilitas tempat ibadah ini menjadi prioritas agar warga dapat menjalankan rangkaian ibadah Ramadan dengan dukungan sanitasi yang lebih layak dan ketersediaan air bersih yang memadai.

Suasana Ramadan di Desa Cikuya tahun ini terasa berbeda. Meski sedang menjalankan ibadah puasa dan cuaca di wilayah Brebes tergolong sangat terik, hal tersebut tidak menyurutkan semangat warga untuk membantu Satgas TMMD.

Pemandangan menarik terlihat saat warga Dukuh Kopi bekerja sama membawa toren air berkapasitas besar menuju Mushola Al-Badriah. Karena medan yang tidak memungkinkan bagi kendaraan besar, warga memilih menggunakan gerobak manual dan mendorongnya secara bergantian melalui jalur desa yang sedang dalam proses pembangunan.

Ahmad (50), salah satu warga Dukuh Kopi yang turut serta dalam aksi tersebut, mengungkapkan bahwa partisipasinya adalah bentuk syukur atas perhatian TNI terhadap desanya.

“Walaupun puasa dan panas sekali, tidak apa-apa. Kami dorong pakai gerobak sampai lokasi. Semoga lelah kami hari ini diganti dengan pahala oleh Allah SWT. Ini semua demi kebaikan warga di mushola agar airnya lancar,” ujar Ahmad sambil menyeka keringat di sela kegiatannya.

Pendistribusian toren air ini merupakan kelanjutan dari proyek TNI Manunggal Air yang difokuskan pada pembangunan reservoir dan sistem perpipaan di Desa Cikuya. Pimpinan Satgas menyadari bahwa ketersediaan air bersih adalah kebutuhan dasar yang akan berdampak langsung pada kualitas kesehatan masyarakat (stunting) dan kelancaran ibadah.

Dansatgas TMMD ke-127, Letkol Inf Ambariyantomo, S.Hub.Int., memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas partisipasi aktif warga Dukuh Kopi. Menurutnya, TMMD bukan sekadar proyek fisik, melainkan ujian ketangguhan dan kebersamaan antara TNI dan rakyat.

“Melihat warga seperti Pak Ahmad yang tetap semangat meski sedang berpuasa adalah motivasi bagi kami para prajurit. Toren air ini adalah amanah, dan kami pastikan seluruh fasilitas ibadah serta MCK umum di Cikuya mendapatkan dukungan air bersih yang optimal,” tegas Dansatgas.

Dengan terpasangnya toren air di Mushola Al-Badriah, warga kini tidak lagi khawatir akan kekurangan air saat waktu salat berjamaah maupun kegiatan keagamaan lainnya. Program ini diharapkan dapat memupuk rasa saling memiliki di kalangan warga, sehingga fasilitas yang telah dibangun dapat dijaga dan dirawat bersama demi kemaslahatan jangka panjang.

Pembangunan sarana air bersih ini menjadi salah satu pilar dalam mewujudkan semboyan “Membangun Negeri Berawal dari Desa”, sebagai fondasi kokoh menuju Indonesia Emas yang lebih sejahtera dan mandiri.( Scm)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest