Banner iklan

1 Sak Semen Lebih Berarti daripada 1 Juta Komentar, Warga Bangun Jembatan Sementara Secara Gotong Royong

More articles

BANYUASIN, SUMSEL — Di tengah keterbatasan infrastruktur, semangat gotong royong masyarakat kembali menjadi bukti bahwa kepedulian tidak selalu harus diwujudkan dengan banyak kata. Sebuah jembatan sementara yang menghubungkan Desa Telang Karya dengan Desa Telang Rejo, Jalur 8, Kecamatan Muara Telang, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, dibangun secara swadaya oleh masyarakat.

Jembatan tersebut menjadi akses penting bagi warga yang setiap hari membutuhkan jalur penghubung antardesa. Kondisi akses yang membutuhkan perhatian mendorong masyarakat untuk mengambil langkah nyata dengan membangun jembatan sementara secara gotong royong.

Menariknya, pesan yang terpampang pada spanduk di lokasi menjadi gambaran kuat tentang semangat warga.

“1 sak semen lebih berarti daripada 1 juta komen.”

Pesan tersebut seolah menyindir sekaligus mengingatkan bahwa persoalan di tengah masyarakat tidak cukup hanya dibicarakan atau dikomentari. Dibutuhkan kepedulian dan tindakan nyata agar persoalan dapat sedikit demi sedikit teratasi.

Pembangunan jembatan sementara itu dilakukan dengan memanfaatkan material yang tersedia dan dukungan dari para dermawan. Warga bahu-membahu mengerjakan pembangunan, mulai dari pemasangan pondasi hingga penyusunan bagian konstruksi jembatan.

Spanduk yang dipasang di sekitar lokasi juga mengajak masyarakat untuk turut berkontribusi.

“Jembatan Sementara Swadaya Gotong Royong.”

Semangat tersebut menunjukkan kuatnya nilai kebersamaan masyarakat di wilayah Telang. Di tengah keterbatasan, warga memilih bergerak bersama demi menghadirkan akses yang lebih baik bagi masyarakat.

Jembatan ini diharapkan dapat membantu aktivitas warga, terutama mobilitas masyarakat yang menggunakan jalur tersebut untuk bekerja, membawa hasil pertanian maupun menjalankan aktivitas sehari-hari.

Namun, keberadaan jembatan sementara juga menjadi pengingat bahwa infrastruktur penghubung antardesa tetap membutuhkan perhatian dan dukungan pemerintah. Swadaya masyarakat merupakan bentuk kepedulian, tetapi pembangunan infrastruktur yang aman dan permanen tentu membutuhkan perencanaan serta dukungan anggaran yang memadai.

Bagi warga, satu sak semen yang benar-benar digunakan untuk membangun jembatan jauh lebih bermakna daripada jutaan komentar yang berhenti di layar.

Sebab, kepedulian bukan sekadar tentang apa yang dikatakan, tetapi tentang apa yang dilakukan.

Suprene

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest