Tapanuli Utara, Investigasi.news – Tradisi pacuan kuda di Kabupaten Tapanuli Utara Propinsi Sumatera Utara bukan terbilang baru, adanya lapangan pacuan kuda Siborong-borong yang berada di Desa Silait-lait sudah ada pada masa kolonial Belanda.
Tradisi Hoda Marsiadu itu, setidaknya di tahun 1917, lapangan pacu kuda itu sudah dibuat menjadi arena balap kuda untuk menghibur para petinggi kompeni Belanda. Siborong – borong pun sudah dikenal sebagai daerah peternakan kuda khas Tanah Batak. Biasa disebut “Kuda Batak”.
Terbiasa, menggelar pacuan kuda tiap tahunnya dibeberapa tahun ini yang dikemas gebyar Tapanuli Utara yang ada motorcross dan grass track serta open race Pordasi cup digelar sebagai ajang dinanti setiap HUT kemerdekaan Republik Indonesia yang selalu diramaikan pengunjung.
Kuda – kuda Tapanuli Utara Raih Prestasi di Gelanggang Nasional
Perkembangan olahraga pacuan kuda yang kini telah menjadi Cabang olahraga prestasi yang tak hanya digelar pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi), namun di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) telah dihelat cabor itu.
Kuda – kuda terbaik dari peternakan dan stable – stable Kabupaten Tapanuli Utara yang kerab mengibarkan Bendera Sumatera Utara di kancah pacuan kuda nasional, sebut saja kuda Gesende milik Angkup Sipahutar meraih jura I dikelas Calon remaja jarak 1.200 M pada Kejurnas Pordasi ke 53 seri II di gelanggang pacuan kuda Tegal Waton Salatiga, Jawa tengah, Minggu (29/9/2019) lalu.
Kuda Putra Tapanuli milik Bupati Taput Drs Nikson Nababan pernah berhasil meraih juara II pada Kejuaraan Nasional di Gelanggang Legok Jawa di Pangandaran Jawa Barat, Sabtu (30/10/2021) lalu.
Sederetan prestasi kuda Punto Dewo milik Joko Prabowo juara I kejurnas di Pasuruan, kuda Origin KC, kuda Zacklyne, kuda Boru Samudra yang naik podium juara beberapa tahun terakhir ini.
Indonesia Horse Racing Sumut Cup I
Saat ini, Gelanggang pacuan kuda Siborong – borong Kabupaten Tapanuli Utara Sumatera Utara akan menggelar ajang pacuan kuda bergengsi Indonesia Horse Racing Sumut Cup I. Ajang pacuan kuda yang dibesut Pordasi Sumatera Utara bersama Pemkab Tapanuli Utara serta Pordasi Tapanuli Utara itu yang akan digelar, Minggu 16 November 2025 mendatang.

Ketua Panitia Indonesia Horse Racing Sumut Cup I Boy Setiawan Saputra dan Sekretaris Andi Wiliandi pada surat edaran undangannya yang ditujukan kepada pemilik kuda menyatakan akan ada 10 kelas ang direncakan untuk dilombakan.
Adapun kelas yang dilombakan, yakni Kelas A-B Terbuka – Jarak 1.600 meter, Kelas C-D Terbuka – Jarak 1.400 meter, kelas Calon Derby – Jarak 1.400 meter, Kelas Remaja – Jarak 1.200 meter, Kelas E – Jarak 1.200 meter.
Juga digelar Kelas Tradisional Div. I – Jarak 1.200 meter, Kelas Tradisional Div. II – Jarak 1.200 meter, Kelas Tradisional Div. III – Jarak 1.200 meter, Kelas Tradisional Div. IV – Jarak 1.000 meter dan Kelas Perdana – Jarak 1.000 meter. (tumpak)










