Banner iklan

Sukses Bangun Jembatan di Pidie Jaya, HRD Janjikan Perjuangkan Infrastruktur Lain Pascabanjir

More articles

Pidie Jaya, Investigasi.News – Pembangunan Jembatan Gantung yang menghubungkan Desa Genteng, Kecamatan Meurah Dua, dengan Desa Manyang Cut, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, akhirnya rampung dan diresmikan pada Rabu, 4 November 2026. Kehadiran jembatan tersebut diharapkan dapat memulihkan akses transportasi masyarakat yang sebelumnya terputus akibat banjir hidrometeorologi pada akhir September 2025.

Peresmian jembatan ditandai dengan prosesi pemotongan pita oleh Bupati Pidie Jaya bersama anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Aceh, H. Ruslan Daud (HRD).

Usai peresmian dan peninjauan lokasi, Ruslan Daud yang juga merupakan politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menjelaskan bahwa pembangunan jembatan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dengan DPD RI. Pembangunan ini juga tidak terlepas dari upaya Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya dalam menyampaikan kebutuhan infrastruktur masyarakat kepada pemerintah pusat.

Menurut HRD, pembangunan jembatan tersebut merupakan salah satu bentuk upaya pemulihan infrastruktur pascabanjir yang berdampak terhadap kehidupan masyarakat.

“Masih banyak infrastruktur yang harus kita bangun pascabanjir. Saya akan berusaha memperjuangkannya di tingkat pusat, baik pembangunan jembatan, normalisasi sungai, maupun fasilitas umum seperti lapangan voli,” ujar HRD.

Mantan Bupati Bireuen itu juga menyoroti kondisi pengaman oprit jembatan yang baru diresmikan. Menurutnya, pembangunan pengaman tersebut perlu segera dilakukan mengingat abrasi sungai semakin mendekati area jembatan dan berpotensi mengancam keberadaan infrastruktur tersebut.

Sementara itu, Bupati Pidie Jaya, H. Sibral Malasyi, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan jembatan tersebut hingga dapat diselesaikan tepat waktu.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya, kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, khususnya kepada Bapak H. Ruslan Daud, yang telah berupaya dan memberikan dukungan terhadap pembangunan jembatan ini,” ungkapnya.

Sebagai informasi, Jembatan Gantung Desa Genteng merupakan akses penghubung antara dua kecamatan, yakni Kecamatan Meurah Dua dan Kecamatan Meureudu. Sebelumnya, jembatan tersebut terputus akibat diterjang banjir hidrometeorologi pada akhir September 2025.

Dengan rampungnya pembangunan jembatan ini, diharapkan mobilitas masyarakat, aktivitas perekonomian, serta akses sosial antarwilayah dapat kembali berjalan lancar. Namun, pembangunan pengaman oprit dan penanganan abrasi sungai menjadi pekerjaan lanjutan yang perlu mendapat perhatian agar jembatan dapat berfungsi secara aman dan berkelanjutan.

(Kh)

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest