Tanah datar, investigasi.news– PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) mempercepat perbaikan permanen ruas Jalan Nasional Padang–Bukittinggi via Lembah Anai pascabencana banjir dan longsor, dengan target rampung akhir Juli 2026.
Sekretaris Perusahaan HKI, Philadelphia H.H.P, mengatakan perbaikan dilakukan untuk memulihkan fungsi jalur vital logistik dan transportasi Sumatra Barat, Dilansir dari Padangexpres.
Berdasarkan data HKI, kerusakan mencakup sekitar 5,8 kilometer yang tersebar di 15 titik, dengan fokus awal pada segmen kritis sepanjang 800 meter.
Penanganan permanen menggunakan metode borepile dengan sistem soldier pile di KM 63+500 dan KM 65+200, yang akan diperluas ke KM 62+700 dan titik terdampak lainnya.
“Metode ini dipilih karena aman, stabil jangka panjang, dan minim getaran sehingga menjaga kelestarian lingkungan Lembah Anai,” ujar Philadelphia dalam keterangan resmi.
HKI juga menambah alat berat dari rencana awal 5 unit borepile menjadi 8 unit guna mempercepat pengerjaan.
Per Selasa (30/12), tiga unit borepile telah beroperasi penuh, sementara unit tambahan didatangkan bertahap.
Di kawasan Jembatan Margayasa, HKI melakukan penguatan struktur dengan pembangunan matras jumbo bag dan timbunan sirtu sebelum pemasangan soldier pile.
Selama pekerjaan berlangsung, lalu lintas tetap dibuka dengan sistem buka-tutup jalur dan pengamanan petugas lapangan.
“Kami berkoordinasi dengan pihak terkait agar keselamatan pengguna jalan tetap terjaga,” kata Philadelphia.
HKI mengapresiasi dukungan pemerintah daerah dan masyarakat, serta berharap pekerjaan berjalan lancar hingga mobilitas Padang–Bukittinggi pulih sepenuhnya. Km
















